Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Naik Dango ke-41 di Sungai Ambawang: Momen Perkuat Identitas Budaya dan Persatuan Daerah

Ashri Isnaini • Selasa, 28 April 2026 | 10:38 WIB
Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan memukul gong menandai pembukaan Naik Dango ke-41 di Rumah Betang Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Senin (27/4). (Diskominfo Kubu Raya)
Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan memukul gong menandai pembukaan Naik Dango ke-41 di Rumah Betang Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Senin (27/4). (Diskominfo Kubu Raya)

PONTIANAK POST – Pembukaan gawai Naik Dango ke-41 di Rumah Betang, Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, berlangsung meriah, Senin (27/4). Agenda tahunan ini dibuka langsung oleh Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, dengan dihadiri kontingen dari berbagai daerah.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengapresiasi panitia dan peserta atas terselenggaranya acara yang dinilai luar biasa tersebut. Ia menegaskan bahwa perayaan Naik Dango bukan sekadar ajang pelestarian budaya, melainkan instrumen untuk memperkuat kebersamaan lintas etnis di Kubu Raya.

Sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah, Sujiwo mengungkapkan bahwa Pemkab Kubu Raya telah menyiapkan dukungan anggaran tahap awal sebesar Rp1,25 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk operasional kegiatan serta renovasi Rumah Betang Desa Lingga sebagai pusat kebudayaan masyarakat Dayak.

“Dukungan awal ini sebesar Rp1.250.000.000, di mana sebagian digunakan untuk renovasi Rumah Betang. Budaya adalah jati diri bangsa yang harus dijaga. Budaya masyarakat Dayak merupakan bagian integral dari jati diri masyarakat Indonesia,” ujar Sujiwo.

Baca Juga: DPRD Pontianak Kawal Penataan Pasar Kreatif, Libatkan Anak Muda untuk Hidupkan Kembali Pasar Tradisional

Ia memastikan pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi seluruh etnis dalam menjaga tradisi sebagai pilar penting identitas nasional, sebagaimana semangat "Kepribadian dalam Kebudayaan" yang dicetuskan Bung Karno.

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, memuji pelaksanaan Naik Dango kali ini yang dinilai sebagai salah satu yang paling meriah. Keunikan kali ini terletak pada kolaborasi tiga kabupaten, yakni Kubu Raya, Mempawah, dan Landak, yang bergabung menjadi satu.

“Ini sangat menarik dan meriah. Kegiatan budaya seperti ini memiliki peran vital dalam menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi. Masyarakat jangan sampai melupakan adat istiadatnya,” tegas Krisantus.

Mengingat tingginya antusiasme warga yang memadati lokasi acara, Krisantus mengimbau seluruh pengunjung untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung hingga selesai. (ash)

Editor : Hanif
#Naik Dango #persatuan #pelestarian budaya #SUNGAI AMBAWANG #dayak