PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus berupaya memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah. Melalui Gebyar Tani yang digelar di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Selasa (28/4), pemerintah daerah mendorong peningkatan produktivitas petani.
Selain itu, pemkab juga sekaligus mengajak generasi muda untuk lebih aktif terlibat dalam sektor pertanian. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kubu Raya tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi hasil pertanian lokal, tetapi juga wadah edukasi dan penguatan sektor pertanian berbasis inovasi serta teknologi modern.
Kepala DKPP Kubu Raya, Agus Siswandi mengatakan keterlibatan generasi muda menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam pengembangan pertanian ke depan. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peluang besar untuk berkembang jika didukung inovasi dan pemanfaatan teknologi modern.
“Kami akan mengajak kaum milenial untuk terjun ke dunia pertanian dengan konsep yang lebih modern. Dinas Pertanian juga akan menyiapkan sistem teknologi pertanian yang didukung peralatan modern, serta memperkuat penampungan dan akses pasar hasil pertanian,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Kubu Raya Raih Inklusi Keuangan 100 Persen, OJK Minta Perluasan Akses Dilanjutkan
Agus menilai, pertanian modern memiliki prospek menjanjikan dan mampu membuka peluang usaha baru bagi generasi muda di Kubu Raya. Karena itu, pihaknya ingin mengubah pandangan bahwa pertanian bukan lagi sektor tradisional, melainkan bidang usaha yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjanjikan.
Menurut Agus, Gebyar Tani menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun semangat petani sekaligus menarik minat anak muda agar lebih dekat dengan dunia pertanian. Kegiatan tersebut mengusung konsep partisipasi masyarakat dan menjadi ajang pameran hasil bumi serta penguatan sektor pertanian daerah.
Agus menambahkan, kegiatan di Desa Kuala Dua ini akan dijadikan proyek percontohan (pilot project) yang nantinya direplikasi di sejumlah kecamatan lain yang memiliki potensi pertanian serupa.
“Harapannya, kegiatan seperti ini mampu menjadi ruang promosi sekaligus memotivasi petani agar terus meningkatkan produktivitasnya,” katanya.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor pertanian di Kubu Raya. Menurutnya, Gebyar Tani harus dimanfaatkan sebagai sarana publikasi berbagai inovasi dan program pertanian agar lebih dikenal masyarakat luas.
Baca Juga: Pemkot Pontianak Dorong Seluruh OPD Adaptif Gunakan KKPD Tingkatkan Efisiensi Belanja Daerah
Sujiwo pun mengajak masyarakat untuk memuliakan petani dengan membeli dan mengonsumsi hasil pertanian lokal. Menurut dia, langkah sederhana tersebut dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Petani adalah pahlawan pangan kita. Sudah seharusnya kita mendukung mereka dengan membeli hasil panennya. Dengan begitu, roda ekonomi di sektor pertanian akan terus bergerak,” ujarnya.
Sujiwo juga meminta jajaran DKPP lebih aktif turun ke lapangan mendampingi petani. Pendampingan dinilai penting untuk membantu petani menghadapi berbagai persoalan sekaligus mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki. (ash)
Editor : Hanif