Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Kubu Raya Optimistis Koperasi Desa Merah Putih Saingi Ritel Modern

Ashri Isnaini • Senin, 18 Mei 2026 | 11:19 WIB
Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto bersama sejumlah pihak terkait usai mengikuti peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara nasional yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara daring dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). (Prokopim Kubu Raya)
Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto bersama sejumlah pihak terkait usai mengikuti peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara nasional yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara daring dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). (Prokopim Kubu Raya)

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya optimistis, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto menilai koperasi tersebut bukan sekadar program pemerintah pusat, melainkan peluang besar bagi masyarakat desa untuk membangun kemandirian ekonomi.

Hal itu disampaikan Sukiryanto usai mengikuti Peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara nasional di 1.061 titik yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara daring dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

“Untuk Kalimantan Barat, kita di Rasau Jaya ini Alhamdulillah tempatnya luas. Mudah-mudahan nanti betul-betul bermanfaat,” ujar Sukiryanto.

Sebagai informasi, Koperasi Desa Merah Putih Rasau Jaya I, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya menjadi salah satu dari 1.061 koperasi desa dan kelurahan yang diresmikan secara serentak di seluruh Indonesia. Peresmian tersebut menandai dimulainya penguatan ekonomi desa melalui koperasi yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Komisi II DPRD Ketapang Soroti Masalah Tenaga Kerja dan Koperasi di Sejumlah Perusahaan

Sukiryanto optimistis koperasi desa mampu bersaing dengan jaringan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart. Menurut dia, kekuatan koperasi akan terbentuk apabila didukung sistem distribusi dan pemasok barang yang tepat.

“Artinya bisa bersaing, terutama dengan Indomaret dan Alfamart. Saya yakin kalau dibina dengan supplier yang tepat, kita bisa lebih kuat atau paling tidak mampu bersaing,” katanya.

Dia juga berharap pemerintah pusat memberikan kebijakan khusus bagi koperasi desa, termasuk terkait pajak. Dengan demikian, koperasi dapat memiliki daya saing harga yang lebih kuat di tengah masyarakat.

“Kalau memang Koperasi Desa Merah Putih ini tidak kena PPN, tentu selisih harga bisa hampir sebelas persen. Ini harapan kita bersama,” ujarnya.

Menurut Sukiryanto, kehadiran KDKMP merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden yang bertujuan memperkuat ekonomi rakyat hingga ke tingkat desa. Pemkab Kubu Raya pun berharap seluruh desa di daerah tersebut dapat segera memiliki koperasi serupa.

Baca Juga: Wagub Kalbar Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan Antarsuku di Haul Tokoh Madura

“Kita kurang lebih ada 123 desa. Mudah-mudahan semua desa bisa terpenuhi, bisa ada, dan bisa dibangun. Kemudian supply-nya juga lancar. Saya yakin koperasi ini bisa bersaing,” tuturnya.

Dia menegaskan pemerintah daerah akan bersikap proaktif untuk mendukung keberlangsungan koperasi desa, termasuk melibatkan berbagai pihak dalam menjaga kelancaran distribusi barang.

“Pemerintah harus proaktif, provinsi maupun kabupaten tetap mendukung. Mungkin Perumda juga ikut andil dalam menyukseskan. Kalau ada barang-barang yang tidak lengkap, tentu itu menjadi tugas kami untuk melengkapinya,” tegasnya.

Sukiryanto juga berharap Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya menjadi pusat perdagangan di desa, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

“Menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu menopang kebutuhan masyarakat sekaligus membuka ruang usaha baru di tingkat lokal,” harapnya.

Baca Juga: Pembangunan KDMP Podorukun Capai 35 Persen, Terkendala Cuaca dan Distribusi Material

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyebut peresmian 1.061 KDKMP dalam kurun waktu tujuh bulan sebagai tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, koperasi desa akan menjadi pusat ekonomi masyarakat di desa dan kelurahan.

“Tidak akan ada lagi petani yang bingung untuk memasarkan hasil panennya, tidak akan ada lagi petani yang bingung untuk membeli pupuk subsidi, dan tidak ada lagi petani yang nantinya terjerat utang kredit,” tuturnya.

Presiden mengatakan kehadiran KDKMP menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari penyediaan sembako murah, pupuk subsidi, bantuan pemerintah, kredit murah bagi masyarakat, hingga layanan logistik yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.

“Dengan KDKMP kita yakini, bahwa pertumbuhan ekonomi akan nyata dan maju. Tiap-tiap desa tidak akan tergantung dari mana-mana, karena mereka akan memiliki kekuatannya sendiri,” ucapnya.

Prabowo menegaskan koperasi desa merupakan milik bersama yang akan menjadi kekuatan bersama dalam membangun ekonomi nasional berbasis kekeluargaan.

“Artinya yang kuat tarik yang lemah, yang kaya bantu yang miskin. Pengusaha kuat, koperasi kuat, UMKM kuat. Ini yang ingin kita bangun,” tegasnya. (ash)

Editor : Hanif
#optimistis #Pemkab Kubu Raya #Ritel Modern #Koperasi Merah Putih #bersaing