Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Kubu Raya Gerakkan Restorasi Mangrove Batu Ampar, Bibit Warga Akan Dibeli Tiap Tahun

Ashri Isnaini • Rabu, 20 Mei 2026 | 14:47 WIB
Bupati Kubu Raya Sujiwo memimpin penanaman mangrove di Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Selasa (19/5). (PROKOPIM KKR)
Bupati Kubu Raya Sujiwo memimpin penanaman mangrove di Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Selasa (19/5). (PROKOPIM KKR)

 

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mulai menggerakkan restorasi mangrove di Kecamatan Batu Ampar dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian dari penguatan ekonomi pesisir. Saat memimpin penanaman mangrove di Desa Batu Ampar, Selasa (19/5), Bupati Kubu Raya, Sujiwo menegaskan restorasi mangrove tidak hanya berorientasi pada penyelamatan lingkungan, tetapi juga harus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya restorasi lingkungan yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI, hingga Polri.

“Ini bukan hanya untuk menyelamatkan lingkungan, tetapi juga memikirkan bagaimana pencaharian masyarakat,” kata Sujiwo di sela penanam mangrove.

Untuk mendukung restorasi sekaligus menggerakkan ekonomi warga, kata Sujiwo, pemerintah daerah akan mengalokasikan anggaran setiap tahun untuk membeli bibit mangrove hasil pembibitan warga untuk mendukung pemulihan kawasan pesisir yang rusak. Pemerintah daerah juga akan membantu pemasaran bibit tersebut agar memiliki nilai ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Dorong Dunia Usaha Terapkan Uji Tuntas HAM di Tengah Isu SDA dan Adat

Menurut Sujiwo, langkah awal yang akan dilakukan ialah pemetaan dan survei kawasan mangrove yang mengalami kerusakan atau kondisi kritis.

“Mulai hari ini kita akan mapping dan survei lahan-lahan yang sudah kritis mangrovenya. Kita tanam bareng-bareng, dan salah satu sumber bibitnya kita ambil dari sini,” jelasnya.

Dia optimistis program restorasi kawasan mangrove di Batu Ampar dapat menjadi titik awal pemulihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dan saya akan kawal,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Pengelolaan Ekosistem Gambut dan Mangrove (BPEGM) Wilayah Kalimantan, Yunus Sudaryanti menyatakan dukungan penuh terhadap program restorasi tersebut. Terlebih, Desa Batu Ampar direncanakan ditetapkan sebagai Desa Mandiri Peduli Mangrove.

Baca Juga: TMMD Kodim 1201/Mempawah Siapkan Lahan Ketahanan Pangan di Desa Sepang, Warga Sambut Positif

Menurutnya, pada Juni mendatang pihaknya akan melaksanakan peningkatan kapasitas masyarakat melalui bimbingan teknis pemetaan potensi desa. Selain itu, masyarakat juga akan mendapatkan bantuan usaha untuk pembibitan mangrove dan sektor usaha lainnya.

“Setelah itu ada bantuan usaha untuk pembibitan dan usaha lain yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kalimantan Barat, Agus Sudarmansyah mengatakan pemerintah berkomitmen menghadirkan solusi ekonomi berkelanjutan menyusul penghentian produksi arang bakau oleh masyarakat di Batu Ampar.

Menurut Agus, wilayah Batu Ampar memiliki sumber daya alam yang besar dan perlu dijaga melalui pendekatan restorasi.

“Desa Batu Ampar merupakan desa yang paling bertuah karena didukung sumber daya alam yang melimpah. Dulu dieksploitasi, kalau sekarang kita restorasi. Alam yang lestari membuat kita pasti sejahtera,” ucapnya.

Baca Juga: Pelantikan Ketua PDBI Mempawah 2026-2031, Fokus Perkuat Pembinaan Atlet dan Prestasi Nasional

Dia menambahkan, program restorasi mangrove di Batu Ampar diharapkan menjadi momentum pemulihan ekosistem pesisir sekaligus penguatan ekonomi masyarakat setempat.

“Restorasi ini menjadi awal bagi pemulihan ekosistem mangrove sekaligus penguatan ekonomi masyarakat pesisir di Kecamatan Batu Ampar,” pungkasnya. (ash)

Editor : Hanif
#ekonomi pesisir #Pemkab Kubu Raya #bibit #restorasi mangrove #batu ampar