PONTIANAK POST – Produk abon ikan buatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) "Boniku" di Desa Batu Ampar mendapat apresiasi langsung dari Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Saat mengunjungi rumah produksi pada Selasa (19/5), Sujiwo memborong produk tersebut dan mendorongnya menjadi salah satu produk oleh-oleh unggulan daerah.
Sujiwo menilai, abon ikan berbahan baku perikanan lokal seperti tenggiri, toman, dan betutu ini memiliki cita rasa khas yang kuat karena diolah murni tanpa bahan campuran tambahan.
“Saya borong untuk stok lauk. Karena tadi saya tanya bahannya tidak dicampur, murni ikan dan dibumbui rempah,” ujar Sujiwo.
Selain mengapresiasi kualitas produk, Bupati juga memuji peran organisasi nirlaba SAMPAN (Sahabat Masyarakat Pantai) yang selama ini aktif membina kelompok usaha masyarakat setempat. Sebagai bentuk konkret, pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan fasilitas melalui dinas terkait.
Baca Juga: Barantin Tegaskan Impor Hortikultura Belum Bisa Masuk Lewat PLBN di Kalbar
“Kalau langsung uang kita tidak bisa berikan, tapi berupa barang atau apa. Nanti kepala dinas yang akan berkomunikasi dengan Pak Kades dan teman-teman lainnya,” tuturnya.
Integrasi Sektor Wisata dan Ekonomi Lokal
Kunjungan ini juga mempertegas komitmen Pemkab Kubu Raya untuk mengembangkan Desa Batu Ampar sebagai salah satu destinasi wisata pesisir unggulan, didukung oleh potensi alam, kebersihan, dan aksesibilitasnya.
Sujiwo berharap pertumbuhan sektor wisata nantinya dapat berjalan selaras dengan peningkatan ekonomi warga melalui produk UMKM lokal, di mana abon ikan diplot sebagai salah satu ikon oleh-olehnya.
“Insyaallah saya akan wujudkan Desa Batu Ampar ini menjadi tujuan wisata. Ini bukan wacana, saya akan perjuangkan. Ibu-ibu semangat ya, nanti kita bantu semaksimal mungkin,” pungkasnya. (ash)
Editor : Hanif