PONTIANAK POST – Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kalimantan Barat mulai diwaspadai sebagai daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Untuk mencegah munculnya titik api, Tim Siaga Karhutla Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalbar meningkatkan patroli di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, terutama lahan gambut di Kabupaten Kubu Raya.
Patroli dilakukan di sejumlah lokasi seperti Desa Madu Sari dan Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya. Kedua wilayah tersebut menjadi perhatian karena kerap mengalami kebakaran lahan saat curah hujan menurun.
Selain memantau kondisi lapangan, personel juga memberikan edukasi kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas sehari-hari.
Bripka Hendi Budiarto mengatakan lahan gambut menjadi salah satu fokus pengawasan karena api yang muncul di kawasan tersebut biasanya lebih sulit dipadamkan dan berpotensi meluas.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melapor melalui Call Center 110 apabila menemukan aktivitas pembakaran yang berpotensi menyebabkan karhutla," ujarnya, Minggu (7/6/2026). (ars)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro