Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Detik-detik Tabrakan Beruntun Lima Kendaraan di Sungai Ambawang, PIkap Hantam Rumah Warga

Ashri Isnaini • Selasa, 9 Juni 2026 | 15:11 WIB
Sebuah pikap menghantam rumah warga setelah terlibat kecelakaan beruntun di KM 33 Desa Pancaroba Kecamatan Sungai Ambawang Kubu Raya pada Selasa (9/6) pagi. (ISTIMEWA)
Sebuah pikap menghantam rumah warga setelah terlibat kecelakaan beruntun di KM 33 Desa Pancaroba Kecamatan Sungai Ambawang Kubu Raya pada Selasa (9/6) pagi. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Kecelakaan beruntun kembali terjadi di jalur padat Jalan Trans Kalimantan. Kali ini, lima kendaraan terlibat tabrakan berantai di KM 33 Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Selasa (9/6) pagi, yang diduga dipicu kelalaian pengemudi dalam mengantisipasi kondisi lalu lintas di depannya.

Insiden tersebut sempat menyebabkan kemacetan panjang di ruas jalan utama yang menghubungkan Pontianak dengan sejumlah kabupaten di wilayah timur Kalimantan Barat.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan terjadi dalam dua rangkaian peristiwa yang saling berkaitan.

Baca Juga: Operasi Patuh Kapuas 2026 Ditunda, Angka Kecelakaan di Kalbar Sudah Tembus 568 Kasus

Peristiwa pertama bermula saat mobil pikap KB 8841 SI yang dikemudikan Angap melaju dari arah Tayan menuju Pontianak. Ketika tiba di KM 33 dan hendak berbelok ke kiri, kendaraan tersebut memperlambat laju.

Namun dari arah belakang, Truk tangki KB 8420 WB yang dikemudikan Muhammad Budi diduga gagal mengantisipasi pergerakan kendaraan di depannya hingga menabrak bagian belakang pikap.

“Benturan cukup keras membuat pengemudi pick up kehilangan kendali. Kendaraan kemudian terdorong ke kiri dan menabrak rumah warga milik Jiki yang berada di tepi jalan,” ujar Ade.

Akibat kejadian tersebut, kendaraan pikap mengalami kerusakan cukup parah, sementara bagian rumah warga juga mengalami kerusakan akibat hantaman kendaraan.

Baca Juga: Tabrakan Dua Motor di Sekayam Sanggau, Dua Orang Luka-Luka

Insiden pertama itu menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan terjadi antrean kendaraan di lokasi kejadian. Sekitar 20 menit kemudian, kecelakaan kembali terjadi tidak jauh dari titik pertama.

Saat itu, Minibus KB 1275 UL yang dikemudikan Zarman memperlambat laju kendaraan karena adanya kepadatan lalu lintas di depan. Namun dari arah belakang, Truk KB 8706 MZ yang dikemudikan Kahari Dwi Saputra diduga tidak mampu menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang minibus.

Benturan tersebut membuat minibus keluar jalur dan terperosok ke dalam parit di sisi kiri jalan.

Tidak hanya itu, truk yang menabrak minibus juga kehilangan kendali. Kendaraan kemudian bergerak ke kanan dan menabrak sepeda motor KB 5002 YX milik Kimju yang sedang terparkir di bahu jalan.

“Setelah menabrak minibus, truk kehilangan kendali dan menyapu sepeda motor yang terparkir sebelum akhirnya bersama kendaraan tersebut masuk ke dalam parit,” jelas Ade.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi, polisi menduga kecelakaan beruntun tersebut dipicu faktor kelalaian pengemudi atau human error, terutama karena tidak menjaga jarak aman saat berkendara.

Meski melibatkan banyak kendaraan dan menyebabkan kerusakan materiil, kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca Juga: Angka Kecelakaan di Pontianak Tertinggi se-Kalbar, Polisi Siapkan Strategi Khusus Ini Saat Operasi Patuh Kapuas

“Seluruh pengemudi maupun warga yang terdampak dipastikan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” tegas Ade.

Saat ini lanjut Ade, Unit Laka Lantas Satlantas Polres Kubu Raya masih melakukan penanganan lebih lanjut serta menginventarisasi kerugian yang ditimbulkan akibat kecelakaan tersebut.

Polisi juga mengimbau para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang dan kendaraan berat yang melintas di jalur Trans Kalimantan, untuk selalu menjaga jarak aman, memperhatikan kondisi lalu lintas di depan kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa. (ash)

Editor : Miftahul Khair
#tabrakan peruntun #kronologi #jalan trans Kalimantan #SUNGAI AMBAWANG