PONTIANAK POST - Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian terhadap korban yang diduga diterkam buaya di Sungai Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Memasuki hari keenam operasi pencarian, Minggu (28/6), petugas memperlebar penyisiran hingga radius 5 nautical mile (Nm) dari lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra mengatakan, perluasan area pencarian dilakukan untuk meningkatkan peluang ditemukannya korban, mengingat kondisi arus sungai memungkinkan terjadinya perpindahan lokasi.
“Pada hari keenam ini, area pencarian kami perluas hingga radius 5 nautical mile dari lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan pergerakan korban mengikuti arus sungai sehingga peluang penemuan dapat semakin ditingkatkan,” ujar I Made Junetra.
Sebelumnya, pada Sabtu (27/6), Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian hari kelima dengan melakukan penyisiran permukaan sungai hingga radius 4 nautical mile dari lokasi kejadian.
Menurut Junetra, seluruh unsur SAR yang terlibat terus melakukan upaya maksimal dengan menyisir aliran Sungai Karawang dan sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
“Seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya maksimal melakukan pencarian. Kami berharap korban dapat segera ditemukan sehingga memberikan kepastian bagi pihak keluarga,” katanya.
Dalam pencarian tersebut, tim gabungan mengoptimalkan berbagai metode penyisiran, termasuk pemantauan sepanjang aliran sungai dan koordinasi antarunsur yang terlibat dalam operasi.
Hingga Sabtu sore pukul 17.30 WIB, kata dia, korban masih belum ditemukan. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan dilanjutkan dengan pemantauan serta koordinasi bersama seluruh unsur.(ash)
Editor : Miftakhair