Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

BPBD Kubu Raya Bangun 84 Embung di Wilayah Rawan Karhutla, Perkuat Cadangan Air untuk Percepat Pemadaman

Ashri Isnaini • Senin, 13 Juli 2026 | 10:39 WIB
Bangun Embung Cegah Karhutla. (Arianto)
Bangun Embung Cegah Karhutla. (Arianto)

PONTIANAK POST - BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya memperkuat mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membangun 84 embung di sejumlah kawasan rawan kebakaran. Embung tersebut disiapkan sebagai sumber cadangan air untuk mendukung proses pemadaman selama musim kemarau.

Kepala BPBD Kubu Raya, Arianto, mengatakan ketersediaan air menjadi faktor utama dalam penanganan karhutla. Saat musim kemarau, debit air di sejumlah wilayah cenderung menurun sehingga dapat menghambat proses pemadaman.

"Yang paling menentukan memang ketersediaan air," ujar Arianto, Minggu (12/7), di Sungai Raya.

Baca Juga: Parkir Liar di Pelabuhan Rasau Jaya Resmi Dihapus, Pemkab Kubu Raya Berlakukan Tarif Pas Masuk dan Parkir Gratis

Embung dibangun di sejumlah wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla, di antaranya Sungai Raya Dalam, Punggur, Kuala Dua, dan Rasau Jaya.

Embung tersebut difungsikan sebagai sumber cadangan air yang dapat dimanfaatkan tim pemadam ketika terjadi kebakaran. Dengan tersedianya pasokan air di lokasi rawan, penanganan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat sehingga api tidak meluas.

"Sudah ada 84 embung yang dibangun di titik-titik rawan," katanya.

Selain memperkuat ketersediaan sumber air, BPBD Kubu Raya juga meningkatkan koordinasi dengan Balai Pengelola Ekosistem Gambut dan Mangrove (BPEGM) untuk melakukan revitalisasi serta perbaikan sekat kanal di kawasan lahan gambut.

Baca Juga: Polres Kubu Raya Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla, Patroli Terus Digencarkan

Menurut Arianto, keberadaan sekat kanal berperan penting dalam menjaga tinggi muka air di lahan gambut selama musim kemarau. Dengan demikian, kelembapan lahan tetap terjaga sehingga risiko munculnya titik api maupun meluasnya kebakaran dapat ditekan."Kami juga berkoordinasi untuk revitalisasi dan perbaikan skat kanal," tambahnya. (ash)

 

Editor : Miftakhair
#Karhutla Kubu Raya #BPBD Kubu Raya #Embung karhutla #sekat kanal #Mitigasi Karhutla