Fakta Menarik Rumah Hakka di Kubu Raya, Seluruh Bangunannya Terbuat dari Bata Tanpa Plester

Silvina • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 13:33 WIB
Rumah Hakka di Kubu Raya ini dibangun dengan material batu bata tanpa plester. (DOK ANTARA)
Rumah Hakka di Kubu Raya ini dibangun dengan material batu bata tanpa plester. (DOK ANTARA)

 

PONTIANAK POST – Rumah Hakka di Kubu Raya tidak hanya menjadi ikon budaya masyarakat Tionghoa, tetapi juga menyimpan sejumlah fakta menarik yang jarang diketahui. Salah satu keunikannya adalah seluruh bangunan dibuat menggunakan susunan batu bata tanpa dilapisi plester, sehingga menampilkan karakter arsitektur yang berbeda dibandingkan bangunan pada umumnya.

Bangunan ini menjadi simbol pelestarian budaya Hakka di Kalimantan Barat sekaligus menghadirkan nuansa arsitektur tradisional yang mengingatkan pada rumah-rumah Hakka di Tiongkok.

Dibangun Seluruhnya Menggunakan Batu Bata

Baca Juga: Rumah Hakka Kubu Raya Terinspirasi Warisan Dunia UNESCO, Arsiteknya Berkali-kali Belajar ke Tiongkok

Salah satu fakta paling mencolok dari Rumah Hakka adalah material bangunannya.

Berdasarkan tayangan YouTube @paulosche5707, bangunan tersebut dibuat menggunakan batu bata asli yang didatangkan dari Singkawang. Menariknya, susunan bata dibiarkan terlihat alami tanpa menggunakan lapisan plester sehingga menghadirkan kesan klasik sekaligus memperlihatkan keahlian dalam teknik penyusunan dinding.

Penggunaan bata ekspos ini juga menjadi identitas visual yang membuat Rumah Hakka mudah dikenali para pengunjung.

Baca Juga: Menyusuri Rumah Hakka Terbesar di Kalbar, Bangunan Unik yang Disebut Hanya Ada Dua di Asia Tenggara

Bentuk Melingkar Khas Arsitektur Hakka

Rumah Hakka memiliki bentuk bangunan melingkar yang menjadi ciri khas arsitektur masyarakat Hakka.

Desain tersebut terinspirasi dari rumah-rumah tradisional Hakka di Tiongkok yang dikenal memiliki bentuk menyerupai benteng. Selain berfungsi sebagai tempat berkumpul, desain melingkar pada masa lalu juga dimanfaatkan sebagai bentuk perlindungan bagi para penghuninya.

Baca Juga: Melihat Rumah Hakka Tulou di Kubu Raya, Jejak Arsitektur Tiongkok yang Kini Hidupkan Semangat Pelestarian Budaya

Di Kalbar, konsep tersebut diadaptasi sebagai simbol kebersamaan sekaligus menjadi pusat berbagai kegiatan budaya masyarakat Hakka.

Tulisan "Ngai" Menjadi Identitas Hakka

Fakta menarik lainnya dapat ditemukan pada bagian depan bangunan. Dalam tayangan YouTube HandyYang9, terlihat sebuah tulisan besar bertuliskan "Ngai", yang merupakan kata dalam bahasa Hakka yang berarti "saya" atau "aku".

Baca Juga: Perjalanan Berat Leluhur Suku Hakka ke Kalbar, Berjalan Kaki Berhari-hari dan Mengarungi Laut Demi Harapan Baru

Tulisan tersebut menjadi salah satu identitas budaya yang langsung menyambut setiap pengunjung dan memperlihatkan kekhasan bahasa yang masih dijaga oleh masyarakat Hakka.

Dikelilingi Sungai dan Nuansa Benteng

Keunikan Rumah Hakka juga terlihat dari tata kawasan di sekitarnya.Bangunan ini dilengkapi dengan sungai kecil yang mengelilingi area, sehingga menambah kesan asri sekaligus mempercantik pemandangan.

Baca Juga: Mengapa Orang Hakka Disebut Keluarga Tamu? Ini Asal Usul dan Kisah Perjalanannya hingga Mendunia

Di beberapa sisi juga tampak dinding menyerupai benteng lengkap dengan gerbang masuk yang memperkuat nuansa arsitektur tradisional Hakka.

Desain tersebut dibuat semirip mungkin dengan Rumah Hakka yang berada di Tiongkok sehingga pengunjung dapat merasakan suasana khas perkampungan Hakka tanpa harus pergi ke luar negeri.

Destinasi Wisata Edukasi Budaya

Baca Juga: Jejak Keramik Sakok Singkawang, Berawal dari Perantau Hakka hingga Pernah Menjadi Sentra Keramik Terbesar di Kalbar

Kini Rumah Hakka menjadi salah satu destinasi wisata budaya di Pontianak yang menarik untuk dikunjungi.

Selain menikmati keunikan arsitekturnya, pengunjung juga dapat mengenal lebih dekat sejarah, bahasa, dan budaya masyarakat Hakka yang telah menjadi bagian penting dari keberagaman Kalimantan Barat.

Perpaduan bangunan bata tanpa plester, bentuk melingkar, tulisan khas Hakka, serta lanskap sungai dan benteng menjadikan Rumah Hakka sebagai salah satu ikon budaya yang memiliki nilai sejarah sekaligus daya tarik wisata.

 

Editor : Silvina
keunikan rumah hakka fakta menarik rumah hakka kuibu raya warisan hakka rumah adat tionghoa Rumah Hakka