PONTIANAK POST – Sebuah kios kosong di Jalan Mayor Alianyang, RT 03/RW 05, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, ludes terbakar pada Kamis (23/7) dini hari. Pihak kepolisian saat masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.20 WIB tersebut.
Peristiwa itu terjadi ketika sebagian warga tengah bersiap menunaikan salat subuh. Kepulan asap pekat yang muncul dari dalam bangunan pertama kali diketahui oleh warga yang melintas menuju tempat ibadah.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengatakan, setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110, pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi.
"Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengumpulkan keterangan para saksi guna mengetahui penyebab pasti kebakaran," kata Ade, Kamis siang (23/7).
Menurutnya, saksi awalnya melihat asap tebal keluar dari dalam kios. Tak lama kemudian api membesar hingga menghanguskan bangunan. Warga yang mengetahui kejadian itu segera berteriak meminta pertolongan sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian.
Untuk menjinakkan kobaran api, sembilan armada pemadam kebakaran gabungan diterjunkan ke lokasi. Armada tersebut berasal dari PMI, Pemadam Selat Madura, Pemadam Gotong Royong, Yayasan PK ABA, Banjar Serasan, PST, Bhakti Raya, dan Bhakti Suci.
Petugas berjibaku memadamkan api selama lebih dari satu jam. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 05.45 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kata Ade, dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada bagian atas bangunan. Namun, penyebab tersebut masih dalam proses pendalaman oleh penyidik Satreskrim Polres Kubu Raya.
"Konstruksi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat membesar dan menghanguskan kios. Dugaan sementara memang mengarah pada korsleting listrik, tetapi penyelidikan masih terus dilakukan," ujar Ade.
Ade menambahkan, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut karena bangunan dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi. “Sementara itu, nilai kerugian material belum dapat dipastikan lantaran pemilik kios belum berada di lokasi ketika petugas melakukan pendataan,” tutup Ade. (ash)
Editor : Miftahul Khair