Antrean Panjang Picu Isu Kelangkaan, Polres Kubu Raya Minta Warga Tak Panik dan Pastikan Stok BBM Aman

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 13:46 WIB
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika mengecek langsung kondisi pelayanan di salah satu SPBU di Kubu Raya. Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman sekaligus mengimbau masyarakat tidak panik menyikapi antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU. (ISTIMEWA)
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika mengecek langsung kondisi pelayanan di salah satu SPBU di Kubu Raya. Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman sekaligus mengimbau masyarakat tidak panik menyikapi antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Kubu Raya sejak kemarin memicu kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan BBM, khususnya Pertalite.

Namun, Polres Kubu Raya memastikan stok BBM di seluruh SPBU masih aman dan distribusinya tetap berjalan normal. Masyarakat pun diimbau tidak panik ataupun melakukan pembelian secara berlebihan karena justru dapat memperpanjang antrean.

Kepastian itu disampaikan Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, Selasa (28/7). Dia mengimbau masyarakat tidak terpancing isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Baca Juga: Warga Pontianak Rela Rela Rela Antre Sejak Pagi demi BBM, Polisi Disiagakan Atur Antrean Pertalite

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna kendaraan roda dua, roda empat, dan seterusnya, bahwa untuk SPBU di wilayah Kubu Raya saat ini kami memastikan seluruh stok BBM masih tersedia. Masyarakat tidak perlu panik ataupun melakukan pembelian secara berlebihan karena distribusi BBM masih berjalan sebagaimana mestinya," ujarnya.

Ade menegaskan, antrean panjang di sejumlah SPBU bukan berarti terjadi kelangkaan BBM. Menurutnya, kepanikan masyarakat justru berpotensi memperpanjang antrean dan mengganggu kelancaran pelayanan di SPBU.

Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Dengan demikian, proses distribusi maupun pelayanan di SPBU dapat berlangsung tertib dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Selain itu, Ade mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama yang beredar melalui media sosial dan aplikasi percakapan. Informasi yang tidak jelas sumbernya berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Krisis BBM Kalbar Meluas, Warga Pontianak Terpaksa Dorong Motor, Antrean Mengular di SPBU

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, khususnya isu mengenai kelangkaan Pertalite. Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak menimbulkan kepanikan," tegasnya.

Untuk memastikan kondisi tetap terkendali, Polres Kubu Raya terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam memantau distribusi dan ketersediaan BBM di seluruh SPBU di wilayah Kabupaten Kubu Raya. Langkah tersebut dilakukan agar pasokan BBM tetap lancar sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Di lapangan, lanjut Ade, personel Polres Kubu Raya juga disiagakan di sejumlah SPBU guna membantu mengatur arus lalu lintas serta mengantisipasi kemacetan maupun potensi gangguan keamanan akibat meningkatnya volume kendaraan yang mengantre.

"Kami dari Polres Kubu Raya berharap masyarakat tidak terpengaruh isu yang belum terverifikasi, tetap membeli BBM sesuai kebutuhan, serta bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif hingga aktivitas pengisian bahan bakar kembali berjalan normal," pungkas Ade. (ash)

Editor : Miftahul Khair
Polres Kubu Raya Pertalite antrean bbm Stok BBM