PONTIANAK POST – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak memberikan penghargaan kepada jajaran TNI Angkatan Udara dan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) atas dukungan dalam pelaksanaan Operasi SAR kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau.
Penghargaan berupa plakat tersebut diserahkan kepada Komandan Lanud Supadio Pontianak, Marsma TNI Sidik Setiyono, Kepala Dinas Operasi Lanud Supadio, Kolonel Pnb D. Leonard Dumatubun, serta Komandan Batalyon Komando 466 Kopasgat, Letkol Pas Adim Dwi Prasanda, Rabu (29/7), bertepatan dengan peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, mengatakan penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi atas dukungan personel, peralatan, serta kemampuan operasional yang diberikan Lanud Supadio dan Batalyon Komando 466 Kopasgat selama proses pencarian dan pertolongan berlangsung.
Baca Juga: Titik Api Kembali Muncul di Belakang Bandara Supadio, Tim SAR Polda Kalbar Bergerak
Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur yang terlibat menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasi kemanusiaan tersebut.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan rasa terima kasih kami kepada Lanud Supadio dan Batalyon Komando 466 Kopasgat atas dukungan penuh selama pelaksanaan Operasi SAR kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau. Sinergi yang terjalin menjadi kekuatan utama dalam setiap misi kemanusiaan," kata I Made Junetra.
Dia menegaskan, keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan tidak hanya bergantung pada kemampuan Basarnas, tetapi juga ditentukan oleh solidnya kerja sama seluruh unsur potensi SAR yang terlibat di lapangan.
Karena itu, momentum Hari Bakti TNI Angkatan Udara dinilai menjadi saat yang tepat untuk memperkuat kolaborasi antara Basarnas dan TNI AU dalam mendukung tugas-tugas kemanusiaan.
Baca Juga: Kopasgat Amankan Kedatangan Anggota VI BPK RI di Bandara Mozes Kilangin Timika
"Bertepatan dengan Hari Bakti TNI Angkatan Udara, kami berharap kerja sama yang telah terbangun antara Basarnas, TNI AU, dan seluruh unsur potensi SAR dapat terus diperkuat sehingga setiap operasi pencarian dan pertolongan di masa mendatang dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.
Junetra menambahkan, penghargaan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Kantor SAR Pontianak, Lanud Supadio, dan Batalyon Komando 466 Kopasgat. Sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut dalam mendukung berbagai operasi pencarian dan pertolongan, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.
“Dan tentunya, kolaborasi lintas instansi menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, sehingga setiap operasi kemanusiaan dapat dilaksanakan secara cepat, efektif, dan profesional demi keselamatan masyarakat,” tutupnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair