PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengapresiasi perkembangan pembangunan di Kabupaten Kubu Raya yang dinilainya menunjukkan kemajuan signifikan di bawah kepemimpinan Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Menurutnya, di Kubu Raya berbagai sektor pembangunan terus bergerak maju meski pemerintah daerah dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran.
Norsan pun mengaku terus memantau perkembangan pembangunan di Kubu Raya. Dari hasil pengamatannya, dia melihat adanya perubahan positif, terutama pada pembangunan infrastruktur, konektivitas antarwilayah, hingga penataan kawasan perkotaan.
"Saya memonitor terus dan mengikuti perkembangan Kubu Raya. Sejak kepemimpinan Bapak Haji Sujiwo, saya melihat Kubu Raya semakin baik. Perkembangannya terlihat, pembangunannya juga semakin maju," ujar Norsan saat menyambangi Kantor Bupati Kubu Raya, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Tak Ingin Cuma Laporan Kertas, Gubernur Kalbar Minta Penerapan QRIS Dicek Langsung di Lapangan
Dia menilai peningkatan konektivitas jalan menjadi salah satu capaian penting yang mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, akses jalan yang semakin terhubung antarwilayah akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa.
Selain infrastruktur jalan, Norsan juga menyoroti penataan kawasan perkotaan yang dinilai semakin tertata. Salah satunya adalah pembangunan tugu Bundaran Agropolitan yang disebutnya menjadi ikon baru bagi Kabupaten Kubu Raya.
"Penataan kotanya juga semakin baik. Pembangunan tugu itu menurut saya luar biasa dan ke depan tentu akan terus disempurnakan agar menjadi lebih baik lagi," katanya.
Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada daerah, Norsan menilai semangat Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk terus membangun tidak surut.
Dia pun mengapresiasi komitmen Bupati Kubu Raya, Sujiwo yang tetap berupaya menjalankan program pembangunan secara maksimal di tengah keterbatasan fiskal.
"Walaupun ada efisiensi anggaran dan pengurangan dari pusat, semangat membangunnya tetap tinggi. Kiat-kiat seperti ini perlu dipelajari dan dicontoh karena yang. terpenting adalah komitmen untuk terus memberikan pelayanan dan pembangunan bagi masyarakat," tegasnya. (ash)
Editor : Miftakhair