PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya Sujiwo mendorong Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kubu Raya beserta seluruh jajarannya memperkuat peran dalam membumikan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Menurut Sujiwo, kolaborasi antara PKK, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci untuk menanamkan nilai kebersamaan hingga ke lingkungan keluarga.
Hal tersebut disampaikan Sujiwo seusai menghadiri kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXIII di Dusun Melati, Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Jumat (7/8) pagi.
Baca Juga: Billboard Mangkrak Rusak Wajah Kubu Raya, Sujiwo Ancam Bongkar Jika Pemilik Abaikan Peringatan Resmi
Sujiwo mengapresiasi keterlibatan TP PKK Kabupaten Kubu Raya beserta jajarannya di berbagai tingkatan yang dinilai aktif menggerakkan masyarakat melalui berbagai kegiatan. Menurutnya, semangat gotong-royong tidak cukup hanya diwacanakan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata.
“Kita tidak hanya berbicara tentang gotong royong, tetapi langsung mengaplikasikan makna gotong royong itu dalam kehidupan masyarakat,” kata Sujiwo.
Menurut dia, nilai gotong royong masih relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Namun, bentuk dan istilah yang digunakan dapat menyesuaikan perkembangan zaman, terutama di kalangan generasi muda.
Sujiwo menyebut istilah seperti kolaborasi, membersamai, dan bekerja bersama yang banyak digunakan generasi Z pada dasarnya memiliki semangat yang sama.
Baca Juga: Prestasi TP PKK Sambas di HKG PKK ke-54 Kalbar, dari Inovasi Keluarga hingga Promosi Budaya Lokal
“Anak-anak generasi Z mengenalnya dengan istilah kolaborasi, membersamai, dan bekerja bersama. Itu merupakan bagian dari semangat gotong royong yang hari ini telah diaplikasikan oleh PKK,” ujarnya.
Sujiwo menilai TP PKK memiliki posisi strategis dalam menggerakkan sekaligus menanamkan nilai gotong royong di tengah masyarakat. Kedekatan PKK dengan keluarga membuat organisasi tersebut memiliki peran penting dalam memastikan budaya kebersamaan tumbuh dari lingkungan terkecil.
Karena itu, dia berharap semangat gotong royong tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Puncak Gema Membangun Desa di Teluk Batang Meriah, Gubernur Ria Norsan Apresiasi Gotong Royong Warga
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Tim Penggerak PKK beserta seluruh jajarannya di semua tingkatan yang hadir dan terlibat pada hari ini. Harapan saya, PKK dapat menjadi garda terdepan untuk memelopori dan mengejawantahkan semangat gotong royong sampai ke tingkat paling bawah, yaitu keluarga,” tuturnya.
Sujiwo menegaskan, pembangunan daerah yang kuat harus dimulai dari lingkungan terkecil. Budaya gotong royong, kata dia, perlu dibangun secara berjenjang mulai dari keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga pemerintahan.
“Gotong royong kita mulai dari tingkat keluarga dulu, kemudian ke lingkungan, RT, RW, dusun, desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional. Kalau semangat ini dapat kita bumikan bersama-sama, saya yakin pembangunan di Kabupaten Kubu Raya akan bergerak lebih cepat dan lebih kuat,” tegasnya.(ash)
Editor : Hanif