Polres Kubu Raya dan DPRD Perkuat Kolaborasi Cegah Karhutla serta Jaga Kamtibmas

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 13:10 WIB
Kapolres Kubu Raya, AKBP Rensa Sastika Aktadivia Robinson bersama Ketua DPRD Kubu Raya, Johan Saimima berdiskusi membahas kamtibmas dan antisipasi karhutla. (ISTIMEWA)
Kapolres Kubu Raya, AKBP Rensa Sastika Aktadivia Robinson bersama Ketua DPRD Kubu Raya, Johan Saimima berdiskusi membahas kamtibmas dan antisipasi karhutla. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Polres Kubu Raya bersama DPRD Kubu Raya memperkuat sinergi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).  Koordinasi lintas lembaga dinilai penting untuk mempercepat deteksi dan penanganan titik api sekaligus menjaga stabilitas daerah.

Komitmen tersebut mengemuka saat Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa Sastika Aktadivia Robinson bersama sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Kubu Raya bersilaturahmi ke Gedung DPRD Kubu Raya, Jumat (7/8). Rombongan disambut Ketua DPRD Kubu Raya Johan Saimima beserta jajaran sekretariat dewan.

Pertemuan dikemas dalam dialog strategis yang membahas sejumlah persoalan. Karhutla menjadi salah satu perhatian utama karena dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, transportasi, hingga pendidikan.

Baca Juga: Pemkab Landak Bangun Delapan Ruang Kelas Baru SDN 10 Ngabang untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Kapolres menegaskan, penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan hingga masyarakat.

“Pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan ketika api sudah membesar. Karena itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar deteksi dini, respons cepat, dan edukasi kepada masyarakat dapat berjalan secara maksimal,” ujar Rensa.

Menurutnya, penguatan koordinasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam menghadapi ancaman karhutla. Pertukaran informasi, percepatan penanganan titik api, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar perlu terus dilakukan.

Langkah preventif juga menjadi strategi utama untuk menekan risiko karhutla. Terlebih, sebagian wilayah Kubu Raya memiliki karakteristik lahan gambut yang rentan terbakar dan membutuhkan penanganan lebih serius ketika api meluas.

Baca Juga: Dishut Kaltim Libatkan Ribuan Warga Amankan 7,8 Juta Hektare Hutan, Tekan Deforestasi dan Karhutla

Selain karhutla, pertemuan tersebut turut membahas situasi kamtibmas. Polres dan DPRD bertukar informasi mengenai perkembangan keamanan, potensi kriminalitas, kerawanan konflik sosial, serta langkah antisipasi yang membutuhkan keterlibatan lintas instansi.

Ketua DPRD Kubu Raya Johan Saimima menyatakan dukungan terhadap langkah polres. Johan menilai berbagai persoalan daerah memang membutuhkan kolaborasi antarlembaga.

“Karena itu, komunikasi antara DPRD, kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur lainnya perlu terus dijaga agar setiap persoalan dapat ditangani secara bersama-sama,” tutupnya.(ash)

Editor : Hanif
DPRD KUBU RAYA polres kamtibmas antisipasi karhutla sinergi