PONTIANAK POST - Kawasan Dermaga Rasau Jaya (Dermaraja) di Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, mulai ditata menjadi kawasan yang lebih bersih, terang, aman, dan nyaman. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bahkan membidik kawasan tersebut menjadi salah satu percontohan pengelolaan pelabuhan di daerah.
Transformasi kawasan pelabuhan itu ditandai dengan gelaran Dermaraja Sunset Festival 2026 yang berlangsung pada Sabtu (8/8) malam. Ribuan warga memadati kawasan dermaga untuk menyaksikan malam puncak festival yang juga menghadirkan komedian dan presenter Lies Hartono alias Cak Lontong.
Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto mengatakan, penataan Dermaraja tidak sekadar memperbaiki kondisi fisik kawasan pelabuhan. Lebih dari itu, pemerintah ingin mengubah citra pelabuhan di mata masyarakat.
Baca Juga: Indomaret dan Pemkab Kubu Raya Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Kemitraan Ritel Modern
“Alhamdulillah kita baru selesai mengadakan acara puncak Dermaraja Sunset Festival. Kita lihat lingkungan Dermaraja sudah tertata rapi dan terang. Ini menjadi tugas kita bersama untuk memelihara dan menjaga kebersihan,” kata Sukiryanto.
Menurutnya, penataan tersebut menjadi bagian dari upaya menghilangkan stigma negatif yang selama ini melekat pada kawasan pelabuhan.
“Kita ingin menghilangkan image bahwa pelabuhan itu kumuh, pelabuhan itu ada preman, pelabuhan itu tempat mabuk. Di kita tidak ada,” tegasnya.
Sukiryanto berharap perubahan wajah Dermaraja dapat dipertahankan secara berkelanjutan. Dia bahkan menargetkan kawasan tersebut menjadi salah satu percontohan pengelolaan pelabuhan di Kubu Raya maupun Kalbar.
Baca Juga: Pelabuhan Kijing Disiapkan Menjadi Pintu Utama Ekspor Kalbar, Pelindo Segera Tambah Alat
“Saya yakin nanti, insyaallah, Pelabuhan Dermaraja ini menjadi percontohan pelabuhan-pelabuhan yang ada di Kabupaten Kubu Raya khususnya dan Kalimantan Barat pada umumnya. Ini merupakan program kita bersama,” ujarnya.
Karena itu, dia meminta masyarakat tidak hanya menikmati hasil penataan, tetapi juga ikut menjaga kawasan tersebut. Kebersihan dan kerapian Dermaraja, kata dia, harus menjadi tanggung jawab bersama.
“Yang paling penting setelah ditata adalah bagaimana kita bersama-sama memelihara dan menjaganya,” pungkasnya.
Kemunculan Cak Lontong menjadi salah satu daya tarik malam puncak Dermaraja Sunset Festival 2026. Komedian sekaligus presenter itu hadir sebagai juri sekaligus bintang tamu dalam lomba stand up comedy yang menjadi bagian dari rangkaian festival.
Cak Lontong mengapresiasi pelaksanaan festival yang dinilainya mampu menghadirkan hiburan sekaligus mendekatkan kegiatan pemerintah dengan masyarakat.
“Bersyukur banget bisa hadir, diundang berpartisipasi di malam puncak Dermaraja Sunset Festival 2026. Ini pertama kali dan saya berharap bukan yang terakhir kali untuk kita bertemu lagi. Saya sangat apresiasi luar biasa acaranya, meriah,” kata Cak Lontong.
Baca Juga: Kebakaran 6 Hektare di Kubu Raya Belum Padam, Bara Api Masih Mengancam Permukiman Warga
Dia juga menilai berbagai lomba yang digelar selama festival cukup menarik dan mengikuti perkembangan zaman.
“Di malam puncak kita lihat ternyata banyak lomba yang dilaksanakan dan semuanya saya kira kekinian banget. Jadi saya apresiasi betul, saya senang sekali bisa bertemu dengan warga Kubu Raya di sini,” ujarnya.
Kunjungan tersebut juga menjadi pengalaman pertama Cak Lontong berinteraksi secara langsung dengan pemerintah dan masyarakat Kubu Raya. Meski beberapa kali berkunjung ke Kalbar, ia mengaku baru kali ini datang dan beraktivitas langsung di Kubu Raya.
Cak Lontong berharap pertemuan tersebut menjadi awal terjalinnya silaturahmi yang lebih panjang antara dirinya dengan masyarakat Kubu Raya. (ash)
Editor : Miftakhair