Kubu Raya Juara Umum MTQ Kalbar Setelah 10 Tahun, LPTQ Kini Bidik Bibit Qari hingga Desa

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:17 WIB
Ketua LPTQ Kubu Raya Yusran Anizam.
Ketua LPTQ Kubu Raya Yusran Anizam.

PONTIANAK POST - Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kubu Raya menjadikan keberhasilan meraih juara umum MTQ XXXIV tingkat Kalimantan Barat sebagai momentum memperkuat regenerasi qari dan qariah. Pembinaan akan dimasifkan hingga tingkat desa untuk menjaring bibit-bibit baru.

Ketua LPTQ Kubu Raya Yusran Anizam menegaskan, upaya mempertahankan prestasi tidak cukup hanya mengandalkan qari dan qariah yang telah matang. Regenerasi harus dilakukan sejak dini dengan mencari serta membina calon-calon peserta berpotensi dari tingkat akar rumput.

Yusran bersyukur atas capaian Kubu Raya yang kembali merebut gelar juara umum setelah menunggu sekitar satu dekade. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Golkar Kubu Raya Siapkan Musda VI, Kepengurusan Baru Diharapkan Dongkrak Kekuatan Partai

"Pertama tentu Alhamdulillah. Ini ridha Allah. Setelah lebih kurang sepuluh tahun ini, Kubu Raya berhasil menjadi juara umum," ujar Yusran, Minggu (9/8) di Sungai Raya.

Ia menyebut keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja bersama berbagai pihak. Mulai dari dukungan Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya, jajaran perangkat daerah, qari dan qariah, pelatih, pembina, jajaran LPTQ, hingga berbagai elemen masyarakat yang selama ini memberikan perhatian terhadap pengembangan tilawatil Quran.

“Dukungan bupati, wakil bupati, perangkat daerah, elemen masyarakat, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, luar biasa, memberikan support ke kafilah kita. Tidak bisa dibayangkan betapa bahagianya kita. Sepuluh tahun kita menunggu, Alhamdulillah,” ucapnya.

Terkait persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Kalbar berikutnya di Kota Pontianak, Yusran menjelaskan Pemkab Kubu Raya melalui LPTQ terus melakukan evaluasi dan perbaikan sistem pembinaan.

Baca Juga: Dugaan Kekerasan Satpam UGD Berujung Damai, RSUD TBSI Kubu Raya Maklumi Kepanikan Keluarga

“Tahun ini diawali dengan MTQ tingkat kabupaten di Sungai Ambawang. Dari situ kita lihat ada perubahan dari peserta yang tampil dari masing-masing kecamatan. Seleksi utusan dari kecamatan juga lebih ketat, dan dewan hakim serta dewan juri kita terus melakukan evaluasi,” jelasnya.

Langkah berikutnya, kata Yusran, adalah memperkuat pemusatan latihan secara intensif. LPTQ juga mempelajari praktik baik dari daerah lain yang dinilai berhasil dalam pembinaan.

“Contoh di cabang kaligrafi, lebih kurang tiga bulan itu pembinaannya diintensifkan. Alhamdulillah terbukti, dari sepuluh peserta kaligrafi, delapan masuk final. Termasuk cabang lainnya, hafalan, dan segala macamnya, Masyaallah,” ujarnya.

Meski telah meraih gelar juara umum, Yusran mengingatkan agar Kubu Raya tidak lengah. Menurutnya, daerah lain juga akan terus meningkatkan kualitas pembinaan.

“Oleh karena itu, kita terus mengevaluasi hasil ini untuk perbaikan lagi, pembinaan yang lebih intensif ke depannya,” ujarnya.

Yusran menambahkan, kemenangan Kubu Raya pada MTQ XXXIV tingkat Kalbar menjadi dorongan untuk memperkuat regenerasi agar daerah tersebut memiliki stok qari dan qariah berprestasi secara berkelanjutan.

Baca Juga: Setelah 7 Kali Juara Umum, Mempawah Tumbang di MTQ Kalbar 2026, Kubu Raya Rebut Gelar

Yusran mengatakan, strategi utama yang disiapkan LPTQ Kubu Raya adalah memperkuat pembinaan mulai dari tingkat kecamatan hingga desa. LPTQ kecamatan akan didorong lebih aktif melakukan pembinaan sekaligus seleksi untuk menemukan potensi baru.

Dengan pola tersebut, penjaringan peserta tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan atau pada qari dan qariah yang selama ini telah dikenal berprestasi. Potensi baru dari desa-desa juga akan diberikan ruang untuk berkembang.

"Kita dorong LPTQ kecamatan untuk proaktif melakukan pembinaan dan seleksi di bawah, termasuk di desa-desa. Kita imbau untuk memasifkan tilawatil Qur’an ini. Dari sana nanti akan kelihatan kader-kader," ungkapnya.

Sementara itu, qari dan qariah yang telah mengukir prestasi tetap akan mendapatkan pembinaan secara intensif. LPTQ akan memperkuat program pelatihan dan pemusatan pembinaan melalui training center (TC) sebagai bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat provinsi berikutnya.

Baca Juga: Target Tiga Besar MTQ Kalbar, Kubu Raya Andalkan Qari dan Qariah Terbaik serta Perkuat Regenerasi Peserta

Yusran menekankan, proses seleksi harus dilakukan secara objektif. Peserta yang memiliki potensi dan memenuhi kriteria akan dipilih untuk mendapatkan pembinaan lebih intensif.

"Pertama kita tetap masifkan ini. Seleksinya benar-benar kita seobjektif mungkin, kemudian kita mantapkan di pelatihan, di TC-nya. Intens pembinaan di masyarakat juga kita dorong," jelasnya.

Meski bertekad mempertahankan prestasi, Yusran memastikan LPTQ Kubu Raya tidak ingin terjebak dalam ambisi mengejar gelar juara dengan target berlebihan. Menurutnya, hal terpenting adalah memastikan proses pembinaan dan regenerasi berjalan maksimal. Hasil akhir tetap diserahkan kepada Allah SWT.

LPTQ Kubu Raya juga akan mempelajari pola pembinaan yang diterapkan daerah lain. Strategi yang dinilai efektif akan diadopsi dan disesuaikan dengan kebutuhan.(ash)

Editor : Miftakhair
juara umum MTQ qariah kubu raya Regenerasi LPTQ