PONTIANAK POST – Pasar Kakap Kabupaten Kubu Raya, kini memiliki daya tarik baru. Taman Pasar Kakap atau Taman Paskap resmi diperkenalkan kepada masyarakat setelah diresmikan Bupati Kubu Raya Sujiwo.
Bukan hanya soal tampilan kawasan yang semakin menarik, kehadiran Taman Paskap juga membawa peluang baru bagi geliat ekonomi masyarakat.
Kehadiran taman ini menurut Bupati Sujiwo akan membawa pergerakan ekonomi bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha. Juga menjadi ruang baru bagi publik untuk memperoleh kebahagiaan.
Baca Juga: Taman Pasar Kakap Resmi Dibuka, Gebrakan Baru Bupati Kubu Raya Jelang Robo-Robo
Dari Pasar Biasa Menuju Ruang Ekonomi Baru
Menurut informasi dari video Instagram @galangbukangilang31, pemerintah setempat akan menata sedemikian rupa keberadaan pasar. Konsep pengembangan kawasan Pasar Kakap ini diarahkan agar memiliki fungsi yang lebih luas.
Hadirnya Taman Paskap memberikan sentuhan baru terhadap kawasan tersebut. Area pasar yang sebelumnya lebih dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan kini memiliki ruang yang dapat menambah daya tarik masyarakat.
Baca Juga: Bukan Singkawang, Ini Pesona Sunset Equator Park Kubu Raya yang Kembali Ramai Dikunjungi
Kehadiran taman juga disebut sebagai salah satu gebrakan baru untuk membuat Pasar Kakap semakin menarik, terlebih menjelang Robo-Robo.
Pasar Kakap Menunggu Wajah Baru
Perubahan sebuah kawasan tidak selalu harus dimulai dari proyek besar. Penataan ruang publik dan pengembangan fasilitas pendukung juga dapat menjadi langkah untuk membuat kawasan semakin hidup.
Baca Juga: Rumah Hakka Kubu Raya Terinspirasi Warisan Dunia UNESCO, Arsiteknya Berkali-kali Belajar ke Tiongkok
Taman Paskap menjadi salah satu contoh perubahan tersebut di Pasar Kakap.\
Kini, perhatian berikutnya tertuju pada bagaimana kawasan itu akan berkembang. Keberadaan Paskap ini membuka babak baru bagi aktivitas kuliner dan UMKM.
Dengan demikian, Pasar Kakap bukan hanya semakin cantik dipandang, tetapi juga berpotensi semakin ramai, produktif, dan memberi ruang lebih luas bagi ekonomi masyarakat.
Editor : Silvina