PONTIANAK POST — Tommy Hermansyah resmi memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Kubu Raya setelah terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Kubu Raya, Rabu(12/8) di Hotel Dangau. Di bawah kepemimpinannya, Golkar membidik peningkatan perolehan kursi DPRD Kubu Raya dari lima menjadi delapan kursi pada Pemilu Legislatif 2029.
Tommy mengatakan target tersebut merupakan amanah dari pengurus DPD II Golkar Kubu Raya sekaligus target yang diberikan DPD I Partai Golkar Kalimantan Barat. “Posisi kami sekarang mendapatkan lima kursi. Ke depan akan kami tingkatkan. Perintah dari DPD I Golkar Provinsi Kalimantan Barat harus dapat delapan kursi,” ujar Tommy usai dikukuhkan sebagai Ketua DPD Golkar Kubu Raya.
Untuk mencapai target tersebut, Golkar Kubu Raya akan mempertahankan dua kursi yang diperoleh dari daerah pemilihan (dapil) 1. Sementara tiga kursi tambahan ditargetkan berasal dari dapil 2, dapil 3 dan dapil 5 yang pada periode sebelumnya belum terisi.
Tommy menilai pencapaian target tersebut membutuhkan konsolidasi organisasi secara menyeluruh hingga tingkat akar rumput. Langkah awal yang akan dilakukan kepengurusan baru adalah memperkuat struktur partai di tingkat kecamatan hingga desa.
Golkar Kubu Raya akan menggelar musyawarah kecamatan (muscam), kemudian dilanjutkan dengan musyawarah desa (musdes) untuk membentuk dan memperkuat kepengurusan partai di tingkat desa. “Kami dari DPD II Kubu Raya akan turun langsung ke tiap kecamatan. Setelah muscam terpilih, lalu kami mengadakan musdes untuk membentuk pimpinan desa,” katanya.
Menurut dia, penguatan struktur hingga tingkat bawah penting agar mesin politik partai dapat bergerak lebih efektif menghadapi Pemilu 2029.
Pengembangan struktur nantinya juga akan diarahkan hingga tingkat RT. Golkar, kata Tommy, akan melibatkan lebih banyak kalangan muda dalam proses tersebut, termasuk kelompok pemuda di lingkungan masyarakat.
Selain memperkuat struktur organisasi, Golkar Kubu Raya juga mulai membidik pemilih generasi Z yang menjadi salah satu kelompok pemilih besar pada pemilu mendatang. Tommy mengatakan pihaknya akan mengombinasikan pengalaman kader senior dengan energi kader-kader muda.
“Gen Z itu pasti menjadi sasaran. Saya bersama kawan-kawan pengurus yang baru akan menyandingkan antara yang senior dengan yang muda, sehingga yang muda ini bagian untuk bergerak ke bawah lebih cepat,” katanya.
Strategi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan Golkar sekaligus meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam aktivitas politik dan organisasi partai.
Sementara, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat, Ichfany ST, mengatakan Musda VI Golkar Kubu Raya tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum konsolidasi dan regenerasi kader.
Menurut Ichfany, kepengurusan sebelumnya telah memberikan capaian politik yang cukup baik. Namun, partai kini menargetkan hasil yang lebih tinggi. “Kami berharap targetnya meningkat karena ada tiga dapil di Kubu Raya yang tidak terisi kursi legislatif kemarin,” kata Ichfany.
Karena itu, ia meminta kader Golkar Kubu Raya memperkuat konsolidasi untuk meningkatkan keterwakilan partai di DPRD Kubu Raya pada Pemilu 2029. Selain agenda internal, Ichfany juga meminta kader Golkar ikut mendorong percepatan realisasi program pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
Baca Juga: Golkar Pontianak Matangkan Musda XI, Penjaringan Calon Ketua Dimulai
Ichfany menambahkan, konsolidasi organisasi Golkar tidak berhenti di tingkat kabupaten. DPD Golkar Kalimantan Barat menargetkan seluruh agenda musda dan konsolidasi struktur hingga tingkat kecamatan serta desa/kelurahan dapat diselesaikan pada 2026. “Targetnya seluruh konsolidasi di Kalimantan Barat harus selesai tahun ini. Tidak hanya Musda DPD II kabupaten, tetapi juga musda kecamatan, kelurahan dan desa,” ujarnya.
Menurut dia, percepatan konsolidasi diperlukan karena Partai Golkar masih memiliki sejumlah agenda politik yang harus dipersiapkan dalam beberapa tahun ke depan. "Dengan kepengurusan baru di Kubu Raya dan konsolidasi struktur hingga tingkat desa, Golkar Kalbar berharap kekuatan organisasi semakin solid sekaligus mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029," pungkasnya. (den)
Editor : Miftahul Khair