PONTIANAK POST – Sebanyak 30 santri berprestasi dari sejumlah pondok pesantren mitra di Pontianak dan Kubu Raya menerima bantuan perlengkapan sekolah santri dari Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI), CSR InJourney Airports Bandara Internasional Supadio, dan Masjid Munzalan Mubarakan.
Bantuan diserahkan dalam program “Berbagi Paket Santri Berprestasi” di Gedung Graha Candra Dista Wiradi, Kompleks Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (22/8).
Program tersebut digelar dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kampanye sosial Merdeka Fair 2026.
Bukan Sekadar Tas dan Sepatu
Setiap santri menerima paket perlengkapan sekolah senilai ratusan ribu rupiah. Paket tersebut berisi tas, sepatu, alat tulis kantor (ATK), dan buku paket.
Bagi para santri penerima, bantuan tersebut bukan sekadar perlengkapan belajar. Dukungan itu dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sehari-hari sekaligus memberi semangat untuk terus berprestasi.
Direktur Masjid Munzalan Mubarakan, Ustaz Adam Pratama, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap pendidikan generasi muda.
“Alhamdulillah, melalui momentum kemerdekaan ini, kita wujudkan kepedulian nyata untuk pendidikan generasi penerus. Sinergi antara lembaga zakat, sektor korporasi seperti Bandara Supadio, dan masjid ini sangat luar biasa,” ujarnya.
Bantuan Langsung Menunjang Kebutuhan Belajar
Pimpinan Pondok Al Itikaf, Ustaz Asyik, mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada para santri.
Menurut dia, perlengkapan yang diterima sesuai dengan kebutuhan anak-anak dalam mengikuti aktivitas pendidikan sehari-hari.
“Mewakili seluruh santri dan pengurus Pondok Al Itikaf, kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada BMI, Masjid Munzalan, dan CSR Bandara Supadio,” katanya.
Ia menilai bantuan tersebut tepat sasaran karena langsung digunakan untuk menunjang kegiatan belajar para santri.
“Bantuan ini sangat tepat sasaran karena langsung menunjang kebutuhan operasional belajar anak-anak kami sehari-hari,” imbuhnya.
Santri Diajak Belajar dan Berprestasi
Adam berharap paket sekolah yang diterima para santri tidak berhenti sebagai bantuan material. Ia ingin dukungan tersebut menjadi penyemangat agar mereka terus belajar dan mengembangkan prestasi.
“Harapannya, paket sekolah ini menjadi bahan bakar semangat bagi para santri untuk terus mencetak prestasi,” tambahnya.
Selain pembagian perlengkapan sekolah, kegiatan juga diisi berbagai perlombaan edukatif bernuansa kemerdekaan. Para santri mengikuti kegiatan tersebut dalam suasana meriah dan mendapatkan hadiah hiburan.
Kolaborasi untuk Pendidikan
Perwakilan CSR InJourney Bandara Supadio mengatakan keterlibatan perusahaan merupakan bentuk kepedulian terhadap pendidikan masyarakat di wilayah operasional bandara.
“Keterlibatan CSR Bandara Supadio dalam Merdeka Fair tahun ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kemajuan sektor pendidikan masyarakat di wilayah operasional kami,” ujarnya.
Menurut dia, bantuan perlengkapan sekolah diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para santri untuk terus berprestasi.
“Kolaborasi dengan BMI terbukti sangat efektif, terorganisir dengan baik, dan tepat sasaran,” katanya.
Membuka Akses Dukungan Pendidikan Lebih Luas
Melalui program tersebut, BMI berharap kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak dapat terus diperluas.
Kolaborasi itu diharapkan membuka lebih banyak ruang dukungan bagi pendidikan santri dan masyarakat di Kalimantan Barat.
Sebab, bagi anak-anak yang sedang menempuh pendidikan, dukungan sederhana seperti tas, sepatu, buku, dan alat tulis dapat menjadi bagian penting untuk menjaga semangat mereka tetap belajar dan mengejar cita-cita.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro