Kodam XII Tanjungpura Kerahkan 1200 Pasukan TNI Demi Atasi Karhutla Kalbar

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 18:18 WIB
Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memberikan pengarahan langsung kepada personel BKO Penanggulangan Bencana Karhutla di Marshalling Area Yonif TP 882/Hulubalang, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (23/8). (ISTIMEWA)
Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memberikan pengarahan langsung kepada personel BKO Penanggulangan Bencana Karhutla di Marshalling Area Yonif TP 882/Hulubalang, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (23/8). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat diperkuat dengan pengerahan sekitar 1.200 personel bantuan kendali operasi (BKO). Pasukan tambahan tersebut disiapkan untuk memperkuat penanggulangan karhutla di sejumlah daerah di wilayah Kodam XII Tanjungpura.

Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memberikan pengarahan langsung kepada personel BKO Penanggulangan Bencana Karhutla di Marshalling Area Yonif TP 882/Hulubalang, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (23/8).

Pengerahan pasukan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI bersama jajaran Menteri Kabinet, Panglima TNI dan Kapolri terkait penanganan karhutla di wilayah teritorial Kodam XII Tanjungpura.

Baca Juga: Titik Api Anjlok dari 2.000 ke 28, Ini Strategi Pasukan Gabungan Tekan Karhutla Kalbar

Sebanyak tiga satuan setingkat kompi (SSY) atau sekitar 1.200 personel diperkuat secara bertahap. Pasukan tersebut termasuk personel dari Yonif TP 538/PTA jajaran Kodam V/Brawijaya.

Selain personel, pasukan BKO juga dibekali peralatan pendukung pemadaman serta tim yang bertugas melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan karhutla.

Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengatakan seluruh jajaran siap mendukung penanganan karhutla melalui sinergi dengan berbagai instansi.

“Sebagai Dansatgas, kami bekerja sama dengan instansi vertikal, Pemprov Kalbar, BPBD, Polda, BNPB, hingga relawan Manggala Agni dan masyarakat,” kata Novi Rubadi Sugito.

Baca Juga: Kabut Asap Masih Kuat, Kecamatan Tangaran Dirikan Posko Karhutla

Menurut dia, kondisi kemarau masih menjadi tantangan dalam penanganan karhutla. Karena itu, pasukan tambahan akan didistribusikan ke sejumlah kabupaten yang membutuhkan penguatan.

“Meski kondisi masih kemarau, saya yakin dengan kebersamaan kita bisa mengurangi kebakaran ini secara signifikan. Pasukan akan kita deploy ke berbagai kabupaten di Kalbar,” ujarnya.

Selain memperkuat operasi pemadaman, Kodam XII Tanjungpura juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Novi Rubadi Sugito mengatakan pembakaran lahan dapat menimbulkan dampak luas, terutama ketika kondisi cuaca masih kering dan potensi kebakaran meningkat.

“Kami mohon masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita dukung bersama agar masyarakat Kalbar terbebas dari masalah asap yang dapat merugikan sektor ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan masyarakat,” tegasnya. (ash)

Editor : Miftahul Khair
karhutla kalbar titik api Arahan Presiden KODAM XII TANJUNG PURA