PONTIANAK POST - Delapan titik sumur bor disiapkan di sejumlah wilayah Kubu Raya untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus mendukung kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kabid Propam Polda Kalbar Kombes Pol. Irwan Masulin Ginting meninjau sejumlah lokasi sumur bor bantuan Kapolres Kubu Raya, Kamis (3/9). Peninjauan dilakukan untuk memastikan fasilitas tersebut berfungsi dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Irwan didampingi Kasat Reskrim Polres Kubu Raya AKP Ambril dan Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade.
Baca Juga: Karhutla dan Krisis Air Bersih Mengancam, Landak Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari
“Sumur bor ini merupakan bantuan Kapolres Kubu Raya sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan air bersih masyarakat,” ujar Irwan.
Dalam kondisi normal, air dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan. Ketika terjadi karhutla, sumber air tersebut dapat digunakan untuk mendukung proses pemadaman.
“Yang terpenting tidak hanya sumur bor ini selesai dibangun, tetapi bagaimana fasilitas tersebut benar-benar dimanfaatkan dan dirawat. Harapannya, masyarakat dapat menjaga keberadaannya agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.
Delapan sumur bor tersebut tersebar di sejumlah lokasi yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat, seperti pondok pesantren, masjid, tempat pembuangan akhir (TPA), dan permukiman warga.
Baca Juga: Krisis Air Bersih Pontianak, Rumah Sakit yang Layani Pasien Cuci Darah Jadi Prioritas
Salah satunya berada di Pondok Pesantren Nurul Anwar Al Mahrusiyah, Parit Tengah Baru, Dusun Kencana Utama, Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang. Pembangunan sumur bor di lokasi tersebut telah rampung dan air telah dimanfaatkan santri serta pengurus pondok pesantren.
Sumur bor lainnya berada di Pondok Pesantren Darul Amin, Dusun Martapura, Desa Mekar Sari, Kecamatan Sungai Raya. Fasilitas itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih santri, pengurus pondok pesantren, dan masyarakat sekitar.
Kemudian, sumur bor berada di Yayasan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien, Jalan KH Abdurrahman Wahid, Dusun Karya II, Parit Haji, Desa Kuala Dua. Fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih lingkungan pondok pesantren dan masyarakat sekitar.
Sementara itu, sumur bor di Dusun Siak, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, memiliki fungsi tambahan sebagai sumber air yang dapat mendukung penanganan karhutla.
Fasilitas serupa tersedia di Masjid Al-Kharamah, Desa Kuala Dua, untuk memenuhi kebutuhan air bersih jemaah dan masyarakat sekitar.
Sumur bor berikutnya berada di belakang Masjid Pondok Pesantren Darul Hidayah, Patok 5, Dusun Rejo Agung, Desa Rasau Jaya Satu. Sumber air tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan pondok pesantren, santri, pengurus, serta masyarakat sekitar.
Baca Juga: HFX Group, Vois Fire Fighter dan Pontianak Post Bagikan Air Bersih dan Masker
Selanjutnya, sumur bor di TPA Ashabul Kahfi, Dusun Maju Jaya, Desa Radak Baru, dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih lingkungan TPA dan masyarakat sekitar.
Satu titik lainnya berada di Dusun Harapan Baru, Parit Bujang Kerinci, Kecamatan Kubu.
“Harapannya, bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya. (ash)
Editor : Miftakhair