PONTIANAK POST - Kubu Raya bersama jajaran Polri membangun 16 titik sumur bor yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Selain untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, sejumlah sumur disiapkan sebagai sumber air cadangan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pembangunan sumur bor menyasar sejumlah lokasi, mulai dari pondok pesantren, masjid, sekolah, hingga kawasan yang dinilai rawan kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi persoalan ketersediaan air bersih sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi karhutla.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan pembangunan sumur bor merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menyediakan sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Baca Juga: Tanggap Krisis Air Bersih, Polres Sanggau Bangun Sumur Bor Bagi Warga Terdampak Kekeringan
“Kami ingin membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, terutama di wilayah yang membutuhkan sumber air tambahan,” kata Ade, Minggu (6/9) di Sungai Raya.
Menurutnya, keberadaan sumber air juga memiliki fungsi strategis di wilayah rawan karhutla. Karena itu, sejumlah sumur bor tidak hanya diperuntukkan bagi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber air cadangan saat terjadi kebakaran.
“Di beberapa lokasi, sumur bor ini juga dipersiapkan sebagai sumber air cadangan untuk mendukung penanganan karhutla. Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam kondisi normal maupun ketika terjadi kebakaran,” ujarnya.
Menurut Ade, kebutuhan air bersih tidak dapat diselesaikan hanya melalui penyaluran bantuan air secara temporer. Karena itu, penyediaan sumber air permanen di sejumlah wilayah diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pasokan air ketika kondisi semakin sulit.
Baca Juga: Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, Polres Singkawang Siapkan Dua Sumur Bor
Hal tersebut sejalan dengan langkah Polres Kubu Raya yang sehari sebelumnya menyalurkan 6.000 liter air bersih kepada sekitar 170 kepala keluarga di Dusun Teluk Lais. Bantuan tersebut diberikan sebagai respons terhadap kesulitan warga memenuhi kebutuhan air sehari-hari.(ash)
Editor : Miftakhair