Kronologi Laka Maut di Ambawang! Remaja asal Sanggau Tewas Usai Adu Banteng dengan Motor Lain

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 17:09 WIB
Jalur trans kalimantan kembali memakan korban, tepatnya di Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Selasa pagi (8/9). (ISTIMEWA)
Jalur trans kalimantan kembali memakan korban, tepatnya di Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Selasa pagi (8/9). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di KM 22, Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Selasa pagi (8/9) sekitar pukul 07.58 WIB. Seorang pemuda berinisial VY (19) asal Sanggau tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan pengendara lain, BS (24), saat berupaya mendahului truk trailer. 

Dalam kecelakaan tersebut, BS (24) mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di Puskesmas Lingga.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, Iptu J. Effendhy Kusuma melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengatakan, kecelakaan melibatkan truk trailer yang dikemudikan EM (37) serta dua sepeda motor yang masing-masing dikendarai VY dan BS.

Baca Juga: Truk Muatan Pasir Karang Laka Tunggal di Jembatan Kapuas 1, Arus Lalu Lintas Sempat Macet Panjang

Menurut Ade, kecelakaan bermula saat BS mengendarai sepeda motor dari arah Tayan menuju Pontianak melalui Jalan Trans Kalimantan. 

Pada saat yang hampir bersamaan, VY melaju dari arah Pontianak menuju Tayan.
Saat melintas di lokasi kejadian, VY berupaya mendahului truk trailer yang dikemudikan EM dari sisi kanan. Namun, ketika melakukan manuver tersebut, sepeda motor VY melebar ke jalur berlawanan.

Dari arah Tayan menuju Pontianak, pada saat bersamaan, melaju sepeda motor yang dikendarai BS. Benturan antara kedua sepeda motor pun tidak dapat dihindarkan.

"Ketika sepeda motor VY melakukan manuver mendahului dari sisi kanan truk trailer, kendaraan tersebut melebar ke jalur kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor yang dikendarai BS sehingga benturan tidak dapat dihindarkan," ujar Ade, Selasa sore (8/9)  di Sungai Ambawang. 

Baca Juga: Laka Lantas di Menyuke Landak, Motor Melebar ke Kanan Picu Tabrakan

Benturan membuat VY terjatuh ke badan jalan. Posisi korban kemudian berada di depan roda belakang truk trailer yang sedang melintas.

"Jarak antara korban dengan kendaraan truk trailer sudah sangat dekat sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan," jelasnya.

Akibat kecelakaan tersebut, VY mengalami luka berat dan meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Soedarso Pontianak.

Sementara BS mengalami luka-luka dan mendapat penanganan medis di Puskesmas Lingga. Pengemudi truk trailer, EM, juga didata oleh petugas untuk kepentingan penanganan perkara.

Usai menerima laporan kecelakaan, kata Ade, petugas Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Kubu Raya, Aipda Nur Isa dan Briptu Akmal, mendatangi lokasi kejadian. Petugas juga didampingi Bhabinkamtibmas Desa Korek.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan posisi kendaraan, kondisi jalan, serta rangkaian peristiwa sebelum kecelakaan terjadi.

Baca Juga: Angka Lakalantas Kalbar Capai 1.378 Kasus, Operasi Keselamatan Kapuas 2026 Resmi Dimulai

Selain olah TKP, petugas mendata pengemudi dan para pengendara yang terlibat serta mengamankan sejumlah barang bukti. Kondisi korban juga diperiksa untuk melengkapi proses penanganan perkara.

"Langkah yang dilakukan petugas meliputi pengecekan dan olah TKP, pendataan terhadap pengemudi dan pengendara, pengamanan barang bukti, serta pengecekan kondisi korban di Puskesmas Lingga dan kamar jenazah Rumah Sakit Soedarso," jelas Ade.

Penanganan kecelakaan selanjutnya dilakukan Unit Gakkum Satlantas Polres Kubu Raya. Polisi sat ini kata Ade, masih mendalami rangkaian kejadian berdasarkan hasil olah TKP serta keterangan dari pihak-pihak yang terlibat.

"Kecelakaan tersebut sekaligus menjadi perhatian bagi pengguna Jalan Trans Kalimantan, khususnya saat melakukan manuver mendahului kendaraan. Dan bagi para pengendara diimbau memastikan kondisi jalur dari arah berlawanan sebelum berpindah lajur untuk menghindari risiko kecelakaan," pungkasnya. (ash)

Editor : Miftahul Khair
sepeda motor jalan trans Kalimantan SUNGAI AMBAWANG kecelakaan maut Adu Banteng