Kubu Raya Perkuat Sinergi TNI-Polri Hadapi Karhutla, Pencegahan Jadi Fokus Utama Pemerintah

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 12:13 WIB
Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menerima kunjungan Tim Satgas Penyuluhan Karhutla Mabes TNI di ruang kerja Wakil Bupati Kubu Raya, Rabu (9/9).
Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menerima kunjungan Tim Satgas Penyuluhan Karhutla Mabes TNI di ruang kerja Wakil Bupati Kubu Raya, Rabu (9/9).

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, dan berbagai pihak dalam penanganan serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau.

Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto mengatakan pemerintah daerah siap memperkuat kolaborasi bersama TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait dalam menghadapi dampak musim kemarau.

“Kami menyambut baik kunjungan Satgas Karhutla Mabes TNI ini. Koordinasi dan sinergi seperti ini sangat penting untuk memastikan penanganan karhutla di Kubu Raya dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif,” kata Sukiryanto saat menerima kunjungan Tim Satuan Tugas (Satgas) Penyuluhan Karhutla Markas Besar (Mabes) TNI di Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (9/9).

Baca Juga: Sumber Air Terbatas, Satgas Gunakan Tandon Portabel Bantu Pemadaman Karhutla di Desa Pasir

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menghadapi ancaman karhutla di wilayah Kubu Raya.

Menurut dia, penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan TNI, Polri, masyarakat, serta berbagai pihak lainnya diperlukan untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.

Dalam kondisi saat ini, lanjut Sukiryanto, upaya pemadaman menjadi prioritas untuk mengendalikan titik-titik kebakaran agar tidak meluas. Namun, langkah pencegahan juga harus terus diperkuat.

“Upaya pencegahan harus terus dilakukan agar kebakaran tidak meluas dan semakin menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Cegah Karhutla, Mabes TNI Beri Penyuluhan kepada Warga di Sekayam

Sukiryanto menekankan, penanganan dan pencegahan karhutla harus dilakukan melalui kesatuan gerak seluruh unsur. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi ancaman kebakaran, terutama saat kondisi kemarau meningkatkan potensi terjadinya karhutla.

“Yang paling penting adalah pencegahan. Kita harus bergerak bersama, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat,” tegasnya.

Dia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran. Pelaporan secara cepat dinilai penting agar api dapat segera ditangani sebelum meluas.

“Kalau ada potensi kebakaran, harus segera dilaporkan dan ditangani agar tidak semakin meluas,” pungkas Sukiryanto. (ash)

Editor : Miftahul Khair
Satgas Karhutla polri karhutla kubu raya TNI