PONTIANAK POST – Kabut asap kembali mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Sabtu (12/9). Jarak pandang atau visibility yang turun hingga 300–500 meter membuat aktivitas lepas landas dan pendaratan pesawat tidak dapat dilakukan.
Kondisi tersebut terjadi sejak pukul 05.00 WIB dan masih berfluktuasi hingga pukul 16.00 WIB. Jarak pandang berada di bawah batas minimum keselamatan penerbangan.
Dampaknya, sejumlah penerbangan mengalami penundaan panjang hingga pembatalan. Berdasarkan hasil koordinasi manajemen bandara dengan seluruh maskapai, tercatat 30 penerbangan dibatalkan, terdiri atas 15 penerbangan keberangkatan dan 15 penerbangan kedatangan.
Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Bikin Kulit Gatal dan Kering? Kenali Dampaknya dan Cara Melindungi Skin Barrier
General Manager Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, mengatakan keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.
“Kami memahami ketidaknyamanan yang dialami para penumpang akibat situasi cuaca di luar kendali ini,” kata Maya Damayanti, Sabtu sore (12/9) .
Menurut dia, manajemen bandara terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), AirNav Indonesia, serta seluruh maskapai. Pemantauan terhadap kondisi jarak pandang dan pergerakan cuaca juga dilakukan secara berkala.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan operasional penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan.
Baca Juga: Gunung Sari Hilang dari Pandangan, Singkawang Tercekik Kabut Asap
“Kami bersama stakeholder selalu memantau kondisi jarak pandang dan pergerakan cuaca guna memastikan keselamatan dan keamanan operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio,” ujarnya.
Di tengah gangguan penerbangan, manajemen bandara juga menambah kursi di ruang tunggu dan personel operasional di lapangan. Penumpang yang terdampak juga mendapat layanan pemulihan berupa masker, air mineral kemasan, dan makanan ringan.
Sementara itu, proses refund dan reschedule penerbangan dilakukan melalui check-in counter dan layanan pelanggan masing-masing maskapai di terminal bandara.
Maya mengimbau maskapai agar segera menyampaikan informasi terbaru terkait status penerbangan kepada calon penumpang.
“Kami mengimbau agar pihak maskapai dapat secara cepat memberikan informasi terkini kepada calon penumpang terkait status penerbangan. Calon penumpang juga dapat meminta informasi mengenai status penerbangan melalui berbagai saluran resmi yang disediakan pihak maskapai,” pungkasnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair