PONTIANAK POST - Bupati Kubu Raya Sujiwo melantik 97 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Jumat (25/9), di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya. Ia mengingatkan para pejabat untuk menjaga amanah dan kepercayaan melalui kinerja serta pengabdian kepada masyarakat.
Dari 97 pejabat yang dilantik, tiga merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama, 50 pejabat administrator dan 40 pejabat pengawas.
“Pesan saya pertama, ini amanah. Jabatan itu amanah dari Allah, amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Jaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” kata Sujiwo.
Baca Juga: Polemik Larangan Jemput Penumpang di Rasau Jaya, Sujiwo Minta Semua Pihak Duduk Bersama
Menurutnya, jabatan juga merupakan kepercayaan rakyat dan negara yang harus dijawab dengan kinerja serta tanggung jawab sebagai abdi negara dan masyarakat.
“Kita ini semua pelayan, termasuk saya,” tegasnya.
Sujiwo juga meminta pejabat mengayomi dan memberi keteladanan kepada bawahan. Ia mengingatkan kinerja ASN semakin mudah dipantau masyarakat melalui keterbukaan informasi, media, organisasi kemasyarakatan hingga lembaga pengawasan dan penegakan hukum.
Pada hari yang sama, Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto juga melantik dan mengambil sumpah/janji pejabat pengawas dan pejabat fungsional di Aula Praja Utama.
Baca Juga: Warga Teluk Kapuas Kubu Raya Amankan Dua Residivis Pencuri Mesin Air dan Tabung Gas Elpiji
Sukiryanto meminta pejabat menjadi teladan, disiplin, proaktif dan cepat merespons persoalan masyarakat. Menurutnya, pemerintah harus hadir secara cepat menghadapi berbagai tantangan, termasuk kabut asap dan kebutuhan air bersih.
“Terlebih kondisi saat ini Kabupaten Kubu Raya menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kabut asap, kebutuhan air bersih, serta dampaknya terhadap masyarakat. Untuk itu pemerintah harus hadir secara cepat, bekerja lintas sektoral dan memberikan solusi nyata,” ujar Sukiryanto.
Ia menekankan tiga hal kepada pejabat, yakni disiplin, proaktif dalam menjalankan tugas, serta menjaga integritas dan pelayanan.
“Jangan meminta bawahan disiplin kalau kita sendiri tidak memberikan keteladanan. Bekerja bukan karena diawasi, tetapi karena tugas adalah tanggung jawab kepada negara, bangsa, dan kepada Allah,” katanya.
Sukiryanto juga meminta pejabat tidak menunggu perintah, tetapi memahami tugas, mengawasi kondisi di lapangan dan segera mengambil langkah sesuai kewenangan.
“Jangan menyalahgunakan wewenang. Laksanakan tugas sesuai aturan dan utamakan kepentingan masyarakat. Saya tidak ingin ada ego antarunit kerja. Kita adalah satu pemerintahan Majunya Kubu Raya adalah majunya kita bersama, tertinggalnya Kubu Raya kalau kita tidak kompak,” ucapnya.
Baca Juga: Menkeu Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Eselon II Kemenkeu dan Sekretariat KSSK
Ia menegaskan sumpah/janji jabatan bukan sekadar formalitas, tetapi harus dibuktikan melalui kerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat.
“Buktikan sumpah tersebut melalui kerja nyata. Lebih disiplin, lebih bertanggung jawab, lebih cepat merespons, dan lebih baik dalam memberikan pelayanan. Jabatan bukan tempat untuk dilayani, tetapi tempat untuk mengabdi dan melayani masyarakat,” pungkasnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair