PONTIANAK POST - Bupati Kubu Raya Sujiwo meminta penerangan jalan umum (PJU) disiapkan di ruas Jalan Kuala Dua-Sungai Asam setelah pembangunan badan jalan dilakukan. Penerangan dinilai penting untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan pada malam hari.
Hal itu disampaikan Sujiwo saat meninjau pembangunan jalan poros kabupaten di Desa Mekar Sari, Kecamatan Sungai Raya, Jumat (25/9). Ruas Kuala Dua-Sungai Asam merupakan jalur penghubung Kecamatan Sungai Raya dan Terentang yang cukup padat dilalui masyarakat.
“Kenapa saya fokus di sini? Karena ruas jalan ini sangat padat. Ketika ini dibangun, kita telah memberikan perhatian kepada pengguna jalan dari Kecamatan Terentang dan Kecamatan Sungai Raya,” ujarnya.
Baca Juga: Erlina Tinjau Relokasi Jalan Nasional di Sungai Kunyit, Serap Aspirasi Warga soal Pembangunan
Pada tahap yang sedang dikerjakan, Pemkab Kubu Raya mengalokasikan Rp6,2 miliar dari Dana Bagi Hasil (DBH) untuk penanganan sepanjang 945 meter. Sebelumnya, ruas tersebut mendapat dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp14,3 miliar.
Dukungan pembangunan selanjutnya melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) sebesar Rp20 miliar diharapkan segera direalisasikan.
Sujiwo mengatakan pembangunan jalan perlu diikuti penyediaan penerangan. Ia berharap pemasangan PJU dapat diperjuangkan melalui perubahan anggaran tahun depan.
“Penerangan jalannya juga harus memungkinkan sehingga meminimalisir kriminalitas, meminimalisir laka lantas, membuat senang masyarakat, membuat tenang, aman, bahagia,” ujarnya.
Baca Juga: Forum Lalu Lintas Sintang Bahas Solusi Kemacetan dan Keselamatan Pengguna Jalan
Selain fasilitas jalan, Sujiwo mengingatkan pengguna jalan agar tidak memacu kendaraan setelah kondisi jalan membaik. Ia menyebut kecelakaan beberapa kali terjadi di ruas tersebut.
“Partisipasi masyarakat juga harus. Kemudian pengguna jalan, kalau sudah licin jalannya jangan kebut-kebutan. Kemarin kan ada beberapa kali kecelakaan,” ungkapnya.
Sujiwo juga mengajak masyarakat merawat fasilitas yang telah dibangun dan menjaga ketertiban di sepanjang jalur tersebut.
“Jalannya mulus, halus, kemudian penerangan jalannya juga harus memungkinkan,” ucapnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair