BMKG Prediksi Hujan di Kalbar hingga 9 Oktober, Warga Tetap Diminta Waspada Potensi Karhutla

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 10:49 WIB
Ilustrasi - Masyarakat diminta tetap waspada terhadap ancaman karhutla meskipun hujan diperkirakan berpotensi terjadi hingga sepekan ke depan. (ISTIMEWA)
Ilustrasi - Masyarakat diminta tetap waspada terhadap ancaman karhutla meskipun hujan diperkirakan berpotensi terjadi hingga sepekan ke depan. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Hujan ringan hingga sedang masih berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) hingga 9 Oktober. Namun, sejumlah daerah juga masih menghadapi potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Henru, mengatakan potensi hujan masih terjadi di hampir seluruh wilayah Kalbar dalam sepekan ke depan. Di sisi lain, potensi kemudahan karhutla juga masih terdapat di beberapa daerah.

“Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih terjadi hampir seluruh wilayah di Kalbar hingga satu minggu ke depan. Namun, pada waktu yang sama potensi kemudahan karhutla juga terjadi di beberapa daerah di Kalbar,” kata Henru, Minggu (4/10).

Baca Juga: BMKG Ingatkan Jeda Hujan Awal Oktober, Karhutla Kalbar Kembali Diwaspadai

Dia menjelaskan, pada 3 Oktober, hujan ringan diprediksi terjadi di Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, Kota Pontianak dan Kota Singkawang. Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Kapuas Hulu dan Bengkayang.

Pada 4 Oktober, hujan ringan diprediksi terjadi di Kayong Utara, Ketapang, Kapuas Hulu, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sintang, Kota Pontianak dan Kota Singkawang. Bengkayang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang.

“Untuk tanggal 5 Oktober, hujan dengan intensitas ringan akan terjadi di Kapuas Hulu, Ketapang, Kubu Raya, Mempawah, Sanggau, Melawi, Kota Pontianak dan Kota Singkawang. Sementara hujan dengan intensitas sedang akan terjadi di Bengkayang, Landak, Sambas, Sekadau dan Sintang,” tutur Henru.

Memasuki 6 Oktober, hujan ringan diprediksi terjadi di Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, Kota Pontianak dan Kota Singkawang. Tidak ada wilayah yang diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang.

Baca Juga: Ria Norsan Jawab Pertanyaan Soal Penggunaan Bantuan Anggaran Karhutla dari Presiden

Kondisi serupa diprakirakan terjadi pada 7 Oktober. Hujan ringan berpotensi mengguyur Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, Kota Pontianak dan Kota Singkawang.

Pada 8 Oktober, hujan ringan diprediksi terjadi di Bengkayang, Kayong Utara, Kapuas Hulu, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang dan Kota Singkawang.

Sementara pada 9 Oktober, hujan ringan masih berpotensi terjadi di Bengkayang, Kayong Utara, Ketapang, Kapuas Hulu, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang dan Kota Singkawang.

“Pada 6 hingga 9 Oktober tidak ada kabupaten yang diprediksi diguyur hujan dengan intensitas sedang,” ujar Henru.

Henru menambahkan, pertumbuhan awan hujan juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kalbar pada 3 hingga 12 Oktober 2026. Namun, pada 6 hingga 9 Oktober diprakirakan terjadi penurunan intensitas curah hujan di beberapa daerah.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama di wilayah yang masih memiliki potensi kemudahan terjadinya karhutla.

Baca Juga: Gubernur Ria Norsan Minta Warga Kalbar Waspadai Hujan Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi

“Tentunya masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan,” pungkasnya. (ash)

Editor : Miftahul Khair
prakiraan cuaca Kalbar Hujan Kalbar karhutla kalbar kebakaran hutan dan lahan BMKG Kalbar