Pecah Macet Jembatan Kapuas II, Sujiwo Ajukan Usul Flyover Simpang Kapur dan Jl Adiscuipto

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 22:48 WIB
Jembatan Kapuas II menjadi urat nadi aktivitas warga. (MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST)
Jembatan Kapuas II menjadi urat nadi aktivitas warga. (MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST)

 

SUNGAI RAYA — Penumpukan kendaraan di akses Jembatan Kapuas II akan ditangani melalui pembagian arus ke Jembatan Kapuas I, penyiapan jalur alternatif khusus sepeda motor, dan pelebaran jalan. Untuk penanganan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengusulkan pembangunan jalan layang atau flyover di Simpang Kapur dan Simpang Adi Sucipto.

Rangkaian rencana tersebut diarahkan untuk mengurangi kepadatan di jalur Ambawang–Simpang Kapur–Jembatan Kapuas II hingga Simpang Adi Sucipto. Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan, penanganan tidak bisa hanya menunggu pembangunan infrastruktur jangka panjang sehingga pengaturan arus kendaraan perlu segera dilakukan.

“Jadi kami diskusi kecil berkaitan dengan bagaimana strategi mengurai kemacetan di Simpang Kapur dan Simpang Adi Sucipto atau Jembatan Kapuas II. Jadi ada beberapa skenario yang harus segera kami eksekusi,” kata Sujiwo di Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (5/10).

Langkah awal yang disiapkan adalah memberikan akses secara terbatas kepada jenis kendaraan tertentu untuk melintasi Jembatan Kapuas I. Uji coba pengaturan tersebut direncanakan berlangsung dalam waktu dekat, tetapi tanggal pelaksanaannya belum disebutkan.

Menurut Sujiwo, kendaraan yang direncanakan mendapat akses antara lain bus TNI, bus Polri, serta angkutan barang seperti truk, truk engkel, dan pikap. Pengaturannya tetap mempertimbangkan kondisi Jembatan Kapuas I yang telah berusia cukup tua.

Ia mengapresiasi dukungan Wali Kota Pontianak dan Gubernur Kalimantan Barat dalam menyiapkan kebijakan tersebut. Pengaturan melalui surat edaran gubernur diharapkan menjadi langkah awal untuk membagi beban lalu lintas yang selama ini terkonsentrasi di Jembatan Kapuas II.

“Alhamdulillah, saya terima kasih kepada Pak Wali Kota dan Pak Gubernur yang sudah akan memberlakukan berkaitan dengan beberapa jenis armada yang boleh melewati Jembatan Kapuas I. Dalam waktu dekat akan dilakukan uji coba,” ujarnya.

Sujiwo menjelaskan, selama ini sebagian kendaraan tersebut hampir tidak melintasi Jembatan Kapuas I. Akibatnya, arus kendaraan bertumpuk di Kapuas II, termasuk pada ruas jalan dan persimpangan yang menjadi akses jembatan.

“Kalau kemarin kan hampir zero itu, akhirnya tertumpuk semua di Kapuas II. Makanya saya yakin ini akan sedikit berdampak untuk mengurangi volume kepadatan pengguna transportasi dari mulai Ambawang sampai ke Simpang Kapur, naik Kapuas II, turun sampai ke Adi Sucipto,” katanya.

Pembagian arus tersebut akan dibarengi penyiapan jalur alternatif khusus sepeda motor. Jalur ini direncanakan melewati bagian bawah Jembatan Kapuas II dan terhubung hingga sekitar kawasan Parit Mayor.

Namun, lintasan pastinya masih harus ditentukan melalui peninjauan lapangan. Pemerintah daerah akan memeriksa lokasi untuk mengetahui jalur yang memungkinkan dibangun dan dimanfaatkan pengendara.

“Kita akan membuat jalan alternatif, khusus untuk sepeda motor nanti,” ujar Sujiwo.

Ia menjelaskan, jalur tersebut diharapkan dapat mengalihkan sebagian arus sepeda motor dari titik kepadatan. Rencana akses menuju sekitar Parit Mayor akan dipastikan setelah pemerintah daerah meninjau langsung kondisi di lapangan.

Selain jalur motor, pelebaran jalan di sejumlah titik disiapkan sebagai bagian dari penanganan jangka pendek. Pemerintah daerah juga akan memetakan kemungkinan pembangunan jalan tembus menuju Kota Pontianak agar pilihan akses kendaraan bertambah.

Untuk jangka panjang, Sujiwo menilai pembangunan jalan layang di Simpang Kapur dan Simpang Adi Sucipto menjadi pilihan paling efektif. Menurutnya, infrastruktur tersebut dapat mengurangi hambatan akibat pertemuan arus kendaraan di kedua persimpangan.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan menyiapkan perencanaan dan mengupayakan dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Jangka panjangnya kita akan berpikir masalah flyover. Mudah-mudahan kita akan siapkan untuk perencanaannya, terus kemudian kita akan minta bantu nanti melalui APBN untuk membangun flyovernya,” jelasnya.

Sujiwo menyebut pembangunan jalan layang di kawasan Adi Sucipto menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Adapun rencana di Simpang Kapur masih akan dibahas lebih lanjut, termasuk skema pembangunan dan dukungan anggarannya.

Dalam konsep yang disampaikannya, jalan layang di Adi Sucipto memungkinkan kendaraan yang turun dari Jembatan Kapuas II bergerak menuju arah Gajah Mada tanpa terhambat pertemuan arus di persimpangan.

“Kalau di Adi Sucipto, flyovernya maka itu menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Karena kalau konsep kami, pemerintah kabupaten, solusi yang paling ampuh, baik di Kapur maupun di Adi Sucipto itu adalah flyover,” katanya.

Konsep serupa diusulkan untuk Simpang Kapur agar kendaraan dari arah Ambawang menuju Jembatan Kapuas II dapat bergerak lebih lancar. Sujiwo berpendapat, penanganan simpul persimpangan akan memberikan dampak lebih besar daripada hanya menambah kapasitas jembatan.

“Ini solusi menurut saya yang paling ampuh, memang flyover. Dibandingkan misalnya menambah lagi duplikasi Jembatan Kapuas II, itu menurut saya sifatnya sementara,” ujarnya.

Usulan jalan layang tersebut masih memerlukan perencanaan, koordinasi antarpemerintah, dan kepastian pembiayaan. Sembari menyiapkannya, Sujiwo mengatakan langkah jangka pendek dan menengah akan ditindaklanjuti melalui rapat serta pemeriksaan lokasi.

“Ini harus kita urai. Dan kami akan segera merapatkan. Dan dalam waktu dekat kami akan on the spot langsung ke lapangan,” tegasnya. (ash)

Caption Foto

URAI KEPADATAN: Kawasan akses Jembatan Kapuas II menjadi sasaran penataan arus kendaraan. Kubu Raya menyiapkan jalur alternatif sepeda motor dan pelebaran jalan, serta mengusulkan pembangunan jalan layang.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
kemacetan Jembatan Kapuas II flyover Simpang Kapur jalan alternatif jembatan kapuas I Pemkab Kubu Raya