Antrean BBM Mengular, Bupati Kubu Raya Desak Pertamina Perkuat Mitigasi

Uray Ronald • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35 WIB
Bupati Kubu Raya, Sujiwo.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo.

 

PONTIANAK POST  — Bupati Kubu Raya Sujiwo meminta Pertamina segera mengambil langkah mitigasi untuk mengatasi antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Upaya tersebut diperlukan untuk menjaga kelancaran pasokan dan mencegah masyarakat semakin terbebani.

Sujiwo mengatakan, ketersediaan stok berbagai jenis bahan bakar minyak (BBM) di setiap SPBU harus dipastikan agar distribusi tetap berjalan dan antrean tidak berkepanjangan.

"Jauh-jauh hari saya sudah mengingatkan agar stok BBM berbagai jenis di masing-masing SPBU dijaga. Pertamina yang mengetahui secara persis kondisi stok tersebut, sehingga tidak ada alasan untuk tidak melakukan mitigasi," kata Sujiwo, Selasa (13/10).

Menurut dia, Pertamina perlu menyiapkan langkah antisipasi berdasarkan kondisi stok dan distribusi di lapangan, termasuk mencegah terjadinya kekosongan pasokan di SPBU.

Baca Juga: BBM Langka di Berbagai Penjuru Kalbar, Kepala Daerah Desak Pertamina Bertindak

Antrean BBM Menambah Beban Masyarakat

Sujiwo menilai persoalan antrean BBM perlu segera ditangani karena masyarakat tengah menghadapi berbagai tekanan, mulai dari harga bahan pokok, persoalan pasokan gas, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga gangguan pasokan listrik.

"Situasi ekonomi rakyat sedang sulit. Persoalan kabut asap belum sepenuhnya tuntas, masyarakat juga menghadapi persoalan harga bahan pokok, gas, dan pemadaman listrik. Jangan sampai persoalan BBM ini justru menambah beban masyarakat," ujarnya.

Ia meminta Pertamina memastikan distribusi kembali berjalan lancar setelah kendala kapal pengangkut BBM untuk bersandar akibat kondisi perairan disebut telah membaik.

“Kalau kemarin persoalannya kapal tidak bisa bersandar karena faktor air. Sekarang kondisi air sudah normal, maka mitigasi harus dilakukan, termasuk langkah-langkah preventif agar antrean panjang ini tidak terus terjadi,” katanya.

Baca Juga: BBM Sulit Didapat di Ketapang, Bupati Alexander Wilyo Minta Pertamina Tambah Pasokan untuk Warga

Minta Polisi Awasi Dugaan Tangki Modifikasi

Selain meminta Pertamina memperkuat mitigasi pasokan, Sujiwo akan meminta kepolisian mengawasi distribusi dan pembelian BBM di lapangan.

Ia menyebut menerima laporan mengenai dugaan penggunaan tangki modifikasi atau yang dikenal sebagai tangki siluman pada kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, informasi tersebut perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran.

“Saya juga meminta bantuan pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan. Ada laporan yang saya terima terkait dugaan tangki-tangki siluman, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Jika memang ditemukan pelanggaran, tentu harus ditertibkan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sujiwo berharap Pertamina, kepolisian, pemerintah daerah, dan pihak terkait dapat berkoordinasi untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus memastikan distribusi BBM berlangsung tertib dan tepat sasaran.

Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan agar antrean tidak terus berlarut-larut dan memicu keresahan masyarakat di Kabupaten Kubu Raya.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Antara
distribusi BBM Kalimantan Barat antrean BBM Kubu Raya Pertamina Kubu Raya stok BBM SPBU Bupati sujiwo