BUAH adalah sumber nutrisi penting bagi tubuh, namun sayangnya, ada risiko bahwa beberapa buah di pasaran telah diawetkan menggunakan formalin.
Formalin merupakan zat berbahaya yang biasanya digunakan sebagai pengawet mayat, bukan untuk makanan.
Buah yang mengandung formalin dapat terlihat segar lebih lama, tetapi konsumsinya dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Maka, penting untuk mengenali ciri-ciri buah berformalin agar bisa lebih waspada.
Simak beberapa tanda-tanda buah yang mungkin sudah terpapar formalin, sehingga Anda bisa memilih buah yang lebih aman untuk dikonsumsi.
1. Permukaan Kulit
Permukaan kulit merupakan salah satu bagian yang paling penting dalam menilai apakah buah mengandung formalin atau tidak.
Permukaan bagian kulit buah berformalin biasanya terlihat kencang, mengkilap, dan segar meski telah berbulan-bulan dipanen maupun disimpan di pasaran.
2. Tangkai buah
Buah yang biasanya dijual dengan bagian tangkainya adalah seperti klengkeng dan anggur.
Jika demikian, kamu akan lebih mudah menilai buah berformalin. Jika tangkainya tampak layu, sementara buahnya masih sangat segar kemungkinan mengandung zat kimia berbahaya.
3. Bau dari Buah
Selain permukaan kulit dan tangkai, bau juga merupakan salah satu indikator dalam menilai kelayakan buah.
Buah yang mengandung formalin baunya berbeda dengan bau asli buah. Bau khas dari buah yang hilang tersebut besar kemungkinannnya karena formalin.
4. Ada Tidaknya Serangga
Indikator terakhir yang dapat kamu amati dalam menentukan buah berformalin adalah dari ada tidaknya serangga.
Buah-buahan berformalin biasanya tidak dikerumuni lalat, semut, maupun lebah. (*)
Editor : Miftahul Khair