PONTIANAK - Terong merupakan salah satu sayuran yang cepat membusuk jika tidak disimpan dengan benar.
Banyak yang tidak tahu bahwa salah satu penyebab terong cepat rusak adalah penempatan yang kurang tepat saat penyimpanan.
Hal ini bisa disebabkan oleh interaksi terong dengan buah-buahan tertentu yang mengeluarkan gas etilen, seperti apel atau pisang.
Agar terong lebih awet, penting untuk memperhatikan beberapa langkah penyimpanan yang tepat.
Berikut ini adalah cara-cara praktis menyimpan terong agar tidak cepat busuk dikutip dari Sajian Sedap:
- Jauhkan dari Buah-Buahan yang Mengeluarkan Gas Etilen
Terong tidak boleh disimpan dekat dengan buah-buahan seperti apel, pisang, atau tomat.
Buah-buahan tersebut mengeluarkan gas etilen, yang mempercepat pematangan terong dan membuatnya cepat membusuk.
Sebaiknya, simpan terong di tempat yang terpisah dari buah-buahan tersebut untuk menjaga kesegarannya.
- Simpan di Tempat yang Sejuk dan Kering
Terong lebih baik disimpan di tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung.
Jika terong terkena suhu yang terlalu panas atau lembab, proses pembusukan akan terjadi lebih cepat.
Menyimpan terong di suhu ruangan yang teduh atau di dalam kulkas bagian sayur adalah pilihan yang tepat.
- Gunakan Kertas atau Kain untuk Membungkus Terong
Untuk menjaga terong tetap segar, sebaiknya bungkus terong menggunakan kertas atau kain bersih sebelum disimpan.
Ini bisa membantu menyerap kelembapan berlebih dan melindungi terong dari kontak langsung dengan udara yang bisa mempercepat pembusukan.
Pastikan bungkusannya tidak terlalu rapat agar masih ada sirkulasi udara.
- Jangan Dicuci Sebelum Disimpan
Terong sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan karena kelembapan dari air dapat mempercepat pembusukan.
Cuci terong hanya saat hendak digunakan untuk memasak.
Kelembapan berlebih dari air yang tertinggal di kulit terong akan menyebabkan bakteri berkembang lebih cepat dan memicu kerusakan.
- Perhatikan Kondisi Terong Secara Berkala
Untuk memastikan terong tidak membusuk, periksa secara berkala kondisi terong yang disimpan.
Jika terong mulai terlihat layu atau ada bagian yang lunak, segera gunakan atau buang bagian yang sudah rusak tersebut agar tidak mempengaruhi keseluruhan sayur.
Dengan memperhatikan langkah-langkah ini, terong akan lebih awet dan segar lebih lama.
Mengutip dari Sajian Sedap, penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menghindari kerusakan terong, terutama jika disimpan berdekatan dengan buah yang menghasilkan etilen. (mif)
Editor : Miftahul Khair