Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Cara Menyimpan Daging Ayam Agar Tahan Lama dan Tidak Cepat Busuk

Miftahul Khair • Selasa, 18 Februari 2025 | 19:00 WIB
Ilustrasi menyimpan daging ayam yang benar.(FREEPIK)
Ilustrasi menyimpan daging ayam yang benar.(FREEPIK)

PONTIANAK POST - Daging ayam adalah salah satu bahan makanan favorit yang sering diolah menjadi berbagai hidangan lezat.

Namun, karena mudah rusak, penyimpanan yang kurang tepat bisa membuatnya cepat basi dan bahkan berbahaya untuk dikonsumsi.

Agar tetap segar dan tahan lama, penting untuk mengetahui cara menyimpannya dengan benar.

Dengan cara yang tepat, Anda tidak hanya menghindari pemborosan, tetapi juga memastikan makanan tetap aman bagi keluarga.

Lalu, bagaimana cara menyimpan daging ayam agar tetap segar dan tahan lama?

erikut ini beberapa tips praktis yang bisa Anda terapkan, melansir dari Fimela

  1. Simpan di Suhu yang Tepat

Suhu penyimpanan sangat menentukan ketahanan daging ayam.

Menurut Fimela, sebaiknya disimpan di lemari es pada suhu di bawah 4°C agar tetap segar selama 1-2 hari.

Jika ingin menyimpannya lebih lama, bekukan daging di freezer dengan suhu sekitar -18°C.

Suhu rendah akan memperlambat pertumbuhan bakteri, sehingga daging bisa bertahan hingga 9 bulan dalam kondisi beku.

Pastikan disimpan di bagian kulkas yang paling dingin agar kualitasnya tetap terjaga. 

  1. Gunakan Wadah atau Plastik Kedap Udara

Daging ayam sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup atau plastik kedap udara untuk menghindari kontaminasi dengan bahan makanan lain.

Plastik atau wadah kedap udara juga membantu mencegah paparan udara yang bisa mempercepat pembusukan.

Fimela menyarankan agar dibungkus rapat menggunakan plastik khusus freezer sebelum disimpan.

Anda juga dapat memasukkannya ke dalam wadah yang bisa ditutup rapat.

Langkah ini akan menjaga kesegarannya lebih lama. 

  1. Cuci Tangan dan Peralatan dengan Benar

Sebelum dan sesudah menangani daging ayam, pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Selain itu, pisau, talenan, serta wadah penyimpanan juga harus dalam kondisi bersih sebelum digunakan.

Langkah ini sangat penting untuk mencegah penyebaran bakteri yang bisa mempercepat pembusukan dan meningkatkan risiko kontaminasi silang dengan makanan lain. 

  1. Beri Label dengan Tanggal Penyimpanan

Sering lupa kapan terakhir kali menyimpan daging ayam?

Agar tidak bingung, tempelkan label dengan tanggal penyimpanan pada kemasannya.

Cara ini akan memudahkan Anda dalam mengontrol masa simpan dan memastikan daging digunakan sebelum kualitasnya menurun.

Sebagai panduan, daging ayam segar biasanya bertahan 1-2 hari di lemari es, sementara di dalam freezer bisa bertahan hingga 9 bulan jika dibekukan dengan benar. 

  1. Jangan Bekukan Kembali Daging yang Sudah Dicairkan

Saat daging ayam beku sudah dicairkan, sebaiknya langsung diolah dan tidak dimasukkan kembali ke freezer.

Fimela menjelaskan bahwa mencairkannya akan meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.

Jika sudah dicairkan lalu dibekukan lagi, bakteri yang berkembang bisa tetap bertahan dan berpotensi menyebabkan keracunan makanan.

Oleh karena itu, lebih baik cairkan daging secukupnya sesuai kebutuhan agar tidak ada yang terbuang. 

Dengan menerapkan cara-cara di atas, Anda bisa menjaga daging ayam tetap segar lebih lama dan terhindar dari pembusukan.

Selain membuat makanan lebih aman dikonsumsi, penyimpanan yang tepat juga membantu menghemat pengeluaran karena tidak perlu sering membuang bahan makanan yang sudah rusak.

Jadi, pastikan Anda menyimpan daging dengan cara yang benar agar tetap awet dan berkualitas saat dimasak! (mif)

Editor : Miftahul Khair
#tahan lama #daging ayam #tidak cepat busuk #Cara menyimpan