PONTIANAK POST - Rahasia di balik kelezatan bakmi Jogja terletak pada cita rasanya yang medok dan aroma khasnya.
Topping melimpah ruah denganayam suwir dan taburan bawang goreng di atasnya.
Yang membuat bakmi Jogja racikan Chef Hari Purwanto istimewa adalah bumbu dasar yang dicampur dengan udang. Sebagai alternatif udang, bisa diganti dengan ebi agar aromanya lebih kuat.
“Haluskan bumbu sampai benar-benar halus baru ditumis. Tapi jangan langsung dikasih minyak. Biarkan susut dulu,’’ ujar chef Hari Purwanto.
Bila menggunakan api besar, bumbu harus terus diaduk. Namun, jika memakai api kecil, bumbu bisa ditinggal selama proses masak. Bumbu halus ini tak hanya cocok untuk bakmi, tetapi juga bisa dipakai sebagai bumbu dasar nasi goreng.
“Bisa disimpan dan digunakan sewaktu-waktu juga, jadi praktis. Cukup simpan di wadah tertutup, lalu masukkan kulkas,’’ imbuh profesional chef sekaligus content creator yang kerap membagikan
resep masak di akun Instagram @chef hari purwanto itu.
Setelah bumbu dasar siap, saatnya memasak bakmi. "Untuk satu porsi cukup menggunakan 1-1,5 sendok makan bumbu halus," kata Hari.
Tambahan sayuran seperti sawi, kubis, dan tauge memberikan tekstur dan warna dalam sajian ini. Kecap manis dan tomat bisa ditambahkan sesuai selera.
“Jangan lupa testing rasa itu penting. Kalau mau lebih berkuah bisa ditambah air lagi. Ini kita buat nyemek,’’ ujarnya.
Terakhir, beri topping telur rebus, ayam suwir dan pelengkap seperti kerupuk udang, acara, serta cabai hijau. (*/lai/ai/jp)
Editor : Miftahul Khair