Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bosan Nasi Keras atau Lembek? Coba Metode Rahasia Ini agar Pulen Sempurna

Fifi Avrillya Irananda • Senin, 8 September 2025 | 19:15 WIB
Cara memasak nasi supaya matang sempurna.
Cara memasak nasi supaya matang sempurna.

PONTIANAK POST – Nasi merupakan salah satu bahan makanan pokok bagi mayoritas penduduk dunia, khususnya di Indonesia.

Sebagai negara dengan konsumsi bahan makanan pokok yang tinggi, hal ini menjadi kegiatan rutin di setiap meja makan bagi para keluarga.

Meski sederhana, menghasilkan tekstur yang pulen dan lezat ternyata membutuhkan pemahaman mendalam yakni menguasai seni menanak nasi.

Proses ini tidak hanya soal mencuci beras dan menekan tombol rice cooker, tetapi juga memahami karakteristik dari setiap jenisnya.

Salah satu faktor utama menentukan keberhasilan dalam memasak adalah penggunaan takaran air.

Media penanak yang terlalu sedikit membuat tekstur keras dan kering, sedangkan untuk penggunaan yang berlebihan akan menghasilkan tekstur lembek dan berair.

Jenis Beras yang Tepat untuk Nasi Pulen dan Lezat

Kualitasnya sangat dipengaruhi oleh jenis yang digunakan.

Setiap jenisnya memiliki karakteristik berbeda, termasuk kebutuhan air saat dimasak.

Pada umumnya dibagi menjadi tiga kategori mutu tanak, yaitu pulen, sedang, dan pera. Kategori tersebut yang juga menentukan harga di pasaran.

Selain itu, kandungan kimia didalamnya, yaitu amilosa yang menjadi faktor utama yang menentukan tekstur, rasa, dan kepulenan.

Beras dengan kadar amilosa tinggi menghasilkan tekstur yang tidak lengket, mengembang, dan lebih keras saat dingin, disebut nasi pera.

Sebaliknya, dengan kadar amilosa rendah menghasilkan tekstur pulen, lengket, dan mengkilap, sesuai selera banyak orang Indonesia.

Baca Juga: Ternyata Ganti Nasi Putih dengan Pilihan Sehat Ini, Bikin Berat Badan dan Gula Darah Terjaga

Tekstur Nasi Bergantung Pada Kandungan Amilosa

Kadar amilosa tentu mempengaruhi kapasitas penyerapan air.

Semakin tinggi amilosa, semakin banyak cairan yang dibutuhkan, dan lama proses memasak pun meningkat.

Beras pera menyerap cairan lebih banyak dibanding beras pulen, sehingga waktu memasak menjadi lebih lama.

Profesor Riset Teknologi Hasil Pertanian, Badan Litbang Pertanian, menjelaskan bahwa beras dengan amilosa rendah hasilnya lengket, mengkilap, dan tetap menggumpal setelah dingin.

Sebaliknya, kandungan dengan amilosa tinggi hasilnya tidak lengket, dapat mengembang, dan cenderung keras ketika dingin.

Kandungan yang memiliki kadar amilosa sedang juga biasanya hasilnya pulen dan ideal untuk dikonsumsi sehari-hari.

Tentu produk tersebut tidak hanya berwarna putih, tetapi juga ada beragam jenis seperti beras merah dan beras hitam.

Meski jenis putih paling umum diminati, jenis bijian hitam ini juga memiliki kandungan antioksidan, serat dan vitamin di dalamnya.

Serta dapat membantu mengontrol gula darah dan kolesterol, mendukung proses detoksifikasi tubuh, serta berkontribusi pada upaya penurunan berat badan dan pencegahan anemia.

Sedangkan bijian merah cocok untuk program diet sehat, karena tinggi serat yang membuat kenyang lebih lama.

Takaran Air Pakai Jari Untuk Metode Praktis

Salah satu teknik tradisional yang populer adalah menggunakan jari sebagai alat ukur takaran air.

Teknik ini mengukur ketinggian air dari permukaan beras di panci atau rice cooker, bukan jumlah cairan yang dituangkan.

Jadi pastikan jari hanya menyentuh permukaan, bukan dasar wadah.

Akun Twitter @Mash_Anang membagikan metode praktis menyesuaikan tinggi air untuk berbagai tekstur nasi.

“ Untuk nasi keras atau “atos”, air diisi setinggi pertengahan ruas pertama jari tengah. Nasi pulen membutuhkan air setinggi ruas pertama jari tengah, sedangkan nasi bubur memerlukan air hingga setinggi garis kedua jari tengah. Jika air melebihi garis kedua, nasi akan terlalu lembek atau overcooked, disebut 'cok iso masak pora'," ujarnya.

Berikut cara praktis mengaplikasikan takar jari :

1. Celupkan jari telunjuk tegak lurus ke dalam air setelah beras dimasukkan ke panci.

2. Pastikan ujung jari tidak menyentuh dasar panci, dan air terukur setinggi ruas pertama jari telunjuk untuk nasi pulen.

3. Jika air terlalu tinggi, kurangi sebelum memasak.

4. Jika kurang, tambahkan sedikit demi sedikit hingga tepat.

Penutup

Memasak nasi pulen bukan hanya soal durasi, tetapi juga pemilihan jenis beras, kadar amilosa, dan takaran air.

Metode takar jari bisa menjadi panduan praktis sehari-hari, selain sederhana juga mudah diingat, dan memungkinkan siapa saja memasak sesuai tekstur tanpa alat ukur.

Serta memastikan nasi selalu lezat, pulen, dan cocok untuk berbagai hidangan, dari sarapan hingga bekal makan siang. (*)

Editor : Miftahul Khair
#sederhana #Takar #beras #Jari #Pulen #nasi #lezat #praktis