Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

5 Kuliner Khas Kabupaten Sanggau yang Menggugah Selera, Wajib Dicoba Saat Berkunjung!

Khoiril Arif Ya'qob • Jumat, 23 Januari 2026 | 19:00 WIB

ilustrasi kuliner khas Kabupaten Sanggau.
ilustrasi kuliner khas Kabupaten Sanggau.

PONTIANAK POST – Jika Anda mengunjungi Kabupaten Sanggau, jangan hanya terpaku pada pemandangan alamnya yang memukau.

Kabupaten yang kaya budaya ini juga menyimpan beragam kuliner khas yang menggoda selera.

Menurut Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kalimantan Barat, ada lima hidangan wajib yang patut dicicipi untuk merasakan cita rasa autentik Sanggau, mulai dari jajanan tradisional manis hingga hidangan gurih yang menggugah selera.

1. Ayam Pansuh

Ayam pansuh merupakan hidangan tradisional khas Sanggau dengan teknik memasak yang unik.

Daging ayam kampung, baik ayam putih maupun ayam merah, dimasukkan ke dalam bambu bersama air dan aneka rempah aromatik, lalu ditutup rapat dengan daun pisang.

Aroma harum dan cita rasanya yang kaya biasanya dinikmati saat perayaan panen oleh Suku Dayak Iban Sebaruk Sanggau, menjadikannya bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari tradisi dan kebanggaan budaya.

Baca Juga: Wajib Coba! Ini Kuliner Khas Kabupaten Landak yang Bikin Kangen

2. Ajan (Lemang)

Lemang merupakan sajian tradisional yang terbuat dari beras ketan yang dicampur santan kelapa, dibungkus daun pisang, lalu dimasak dalam ruas bambu hingga matang sempurna.

Aroma khas dari bambu dan daun pisang menambah kenikmatan tersendiri, sementara teksturnya yang lembut dan rasanya yang gurih paling nikmat disantap selagi hangat.

3. Merke

Merke adalah camilan khas Kabupaten Sanggau yang awalnya hanya disajikan saat perayaan Idulfitri.

Kini, makanan ini dapat dinikmati kapan saja dan bahkan menjadi oleh-oleh favorit dari Sanggau.

Camilan ini berbentuk tiga lingkaran yang disatukan dengan gerigi di sisi-sisinya.

Terbuat dari tepung beras yang dicampur santan, bawang putih, wijen, dan ketumbar, Merke memiliki tekstur renyah dengan cita rasa gurih yang khas.

 

4. Sungkui

Sungkui merupakan makanan tradisional khas Kabupaten Sanggau yang terbuat dari beras, dibungkus rapi dengan daun sungkui, lalu dimasak perlahan selama lima hingga enam jam hingga matang sempurna.

Dahulu, hidangan khas Melayu ini hanya disajikan pada hari-hari besar seperti perayaan, pernikahan, atau khitanan. Kini, Sungkui dapat dinikmati kapan saja.

Sungkui paling nikmat disantap dalam keadaan hangat dan kerap dipadukan dengan opor ayam serta sambal nanas yang menambah kekayaan rasa.

Baca Juga: Deretan Kuliner Khas Bengkayang: Cita Rasa yang Sulit Ditemukan di Tempat Lain

5. Kote

Kote adalah kue tradisional khas Kabupaten Sanggau yang menggugah selera. Terbuat dari tepung beras, kue ini berbentuk menyerupai pastel dan diisi dengan serundeng kelapa yang harum, kemudian disiram santan kental yang menambah cita rasa gurih dan lembut.

Setiap gigitannya menghadirkan perpaduan rasa manis dan gurih yang khas, membuat Kote sulit dilupakan. (*)

Editor : Miftahul Khair
#sanggau #kote #lemang #ayam pansuh #Khas #sungkui #Kuliner #merke