PONTIANAK POST – Bangun kesiangan dan tidak sempat menyiapkan sarapan bukan berarti harus melewatkan waktu makan. Roti maryam daun bawang bisa dibuat sekaligus dalam jumlah banyak, disimpan di freezer, lalu dipanggang ketika dibutuhkan.
Dalam video yang diunggah @MENITMAKAN pada 20 September 2026, roti maryam daun bawang dibuat dari bahan sederhana dan dapat disiapkan sebagai stok makanan. Adonan yang sudah dibentuk disimpan dalam freezer sehingga bisa langsung dipanggang saat akan disantap.
Adonan Dibuat Tanpa Perlu Didiamkan
Baca Juga: Jajanan Jadul yang Mulai Sulit Ditemukan, Ini Resep Ongol-Ongol Ubi Jalar Rasa Pandan
Bahan utama yang diperlukan yakni 500 gram tepung terigu, 2 gram ragi, dan 300 gram air hangat. Ketiganya dicampur kemudian diuleni hingga adonan menjadi halus.
Setelah itu, adonan dibagi menjadi sembilan bagian dan dibentuk menjadi bulatan. Setiap bulatan kemudian dipipihkan sebelum diberi olesan minyak.
Untuk bahan olesan, tepung terigu, garam, dan minyak dicampurkan hingga menjadi adonan. Campuran tersebut digunakan untuk melapisi permukaan adonan yang sudah dipipihkan.
Baca Juga: Cuma Dipanggang 25 Menit, Ini Resep Iceberg Cheesecake dengan Lapisan Cokelat Semalaman
Ditaburi Daun Bawang dan Dibentuk Berlapis
Setelah diberi olesan, permukaan adonan ditaburi daun bawang. Adonan kemudian dilipat secara zig-zag menyerupai kipas, lalu digulung melingkar.
Gulungan tersebut kembali dipipihkan hingga berbentuk bulat. Proses ini menjadi bagian penting dalam pembentukan lapisan roti maryam.
Baca Juga: Ayam Biasa Jadi Menu Istimewa, Ini Resep Ayam Goreng Saus Lada ala Chef Rudy
Setiap adonan yang sudah selesai dibentuk diberi sekat menggunakan kertas roti agar tidak saling menempel. Selanjutnya, adonan dapat disimpan di dalam freezer sebagai stok.
Tinggal Dipanggang Saat Ingin Sarapan
Ketika ingin disantap, roti maryam cukup dipanggang. Tambahan telur juga bisa digunakan untuk melengkapi sajian sesuai selera.
Baca Juga: Cuma 8 Lembar Roti Tawar Bisa Jadi Kue Kukus Lembut, Resep Mudah untuk Ide Jualan
Hasil akhirnya berupa roti dengan bagian luar yang garing, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan memiliki lapisan. Cara penyimpanan ini membuat roti maryam dapat disiapkan terlebih dahulu untuk kebutuhan sarapan pada waktu berikutnya.
Editor : Silvina