PONTIANAK POST - Camilan berbentuk bola biasanya identik dengan tekstur renyah dan mudah disantap.
Bitterballen menawarkan kombinasi yang sedikit berbeda karena bagian luarnya renyah, sementara bagian dalamnya berisi campuran daging sapi, kentang, jamur, dan sejumlah bahan lainnya.
Bitterballen merupakan camilan yang mendapat pengaruh kuliner Belanda dan telah dikenal dalam keseharian masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Anak Susah Makan Sayur? Coba Resep Omelet Sayur Lembut, Praktis untuk Sarapan
Hidangan ini dapat disajikan sebagai makanan pendamping, makanan pembuka, atau camilan untuk menemani teh dan kopi.
Dalam resep Daily Cooking Quest, bitterballen disajikan panas bersama mayones dan saus sambal. Satu resep dapat menghasilkan sekitar 40 bola daging dengan total waktu pembuatan sekitar 1 jam 30 menit.
Bahan untuk Membuat Bitterballen
Bahan utama yang diperlukan terdiri dari 3 sendok makan mentega, 100 gram bawang bombai cincang, 100 gram jamur kancing putih cincang, dan 200 gram daging sapi cincang.
Baca Juga: Bukan Telur Dadar, Ini Resep Telur Pontianak yang Sempat Viral dan Praktis Dibuat
Selanjutnya, siapkan 40 gram tepung terigu, 250 ml susu, serta 400 gram kentang yang sudah dikupas, direbus, dan dihaluskan.
Untuk bumbunya, gunakan 2 sendok teh bubuk pala, 2 sendok teh garam, 1 sendok teh merica putih bubuk, dan setengah sendok teh gula.
Tambahkan pula 40 gram keju cheddar parut serta empat batang daun seledri yang diiris tipis.
Baca Juga: Tak Perlu Ribet, Coba Resep Sarapan Telur Sayur 10 Menit yang Mirip Sarang Burung Ini
Untuk lapisan luar, diperlukan 2 cangkir tepung panir dan tiga butir telur yang dikocok ringan. Minyak secukupnya digunakan untuk menggoreng.
Siapkan Adonan Daging dan Kentang
Tahap pertama dimulai dengan membuat adonan atau ragout bitterballen.
Lelehkan mentega dalam wajan menggunakan api sedang, kemudian tumis bawang bombai hingga transparan. Masukkan jamur yang sudah dicincang dan masak hingga layu.
Setelah itu, masukkan daging sapi cincang. Masak hingga daging tidak lagi berwarna merah muda.
Baca Juga: Cuma 3 Bahan, Kue Khas Bugis Ini Manis dan Lembut, Begini Resepnya
Berikutnya, tambahkan tepung terigu dan aduk sampai campuran menggumpal. Tuangkan susu secara perlahan sambil terus diaduk hingga menghasilkan saus yang kental dan halus.
Campurkan Kentang, Keju dan Bumbu
Setelah adonan daging menjadi kental, masukkan kentang yang sudah dihaluskan.
Tambahkan bubuk pala, garam, merica putih, gula, keju cheddar, serta daun seledri. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
Baca Juga: Manis Gurih dan Cantik, Kue Lapis Polkadot Ini Cocok untuk Suguhan dan Ide Jualan, Ini Resepnya
Masak kembali sampai adonan menjadi cukup kering dan tidak menyisakan cairan. Setelah itu, matikan api dan sisihkan hingga adonan cukup dingin untuk dibentuk.
Tahap ini penting karena adonan nantinya harus dibentuk menjadi bola-bola kecil sebelum diberi lapisan luar.
Bentuk Adonan Menjadi Bola
Setelah adonan cukup dingin untuk dipegang, ambil sekitar satu sendok makan adonan dan bentuk menjadi bola.
Baca Juga: Bihun Ternyata Bisa Jadi Kue Lupis? Resep Unik Ini Legit, Kenyal dan Gampang Dibuat
Dengan ukuran tersebut, satu resep dapat menghasilkan sekitar 40 bitterballen.
Jika ingin membuat ukuran yang berbeda, resep sumber juga menyebut penggunaan sendok takar kue.
Lapisi dengan Tepung Panir dan Telur
Setelah semua adonan dibentuk, tahap berikutnya adalah membuat lapisan renyah.
Gulingkan setiap bola adonan ke tepung panir. Setelah itu, celupkan ke dalam telur yang sudah dikocok ringan. Terakhir, gulingkan kembali ke tepung panir hingga seluruh permukaan tertutup.
Baca Juga: 12 Resep Tempe yang Mudah Dibuat untuk Menu Makan Sehari-hari di Rumah
Resep tersebut menggunakan panko untuk mendapatkan hasil akhir yang renyah, tetapi tepung panir biasa juga dapat digunakan.
Jika tepung panir tidak mencukupi, tepung terigu dapat digunakan untuk lapisan pertama. Namun, lapisan terakhir tetap menggunakan tepung panir.
Goreng hingga Keemasan
Siapkan minyak dalam panci dengan kedalaman setidaknya sekitar 5 sentimeter. Panaskan minyak dengan api sedang hingga mencapai suhu sekitar 170 derajat Celsius.
Baca Juga: Resep Perkedel Jagung Renyah dan Gurih, Cocok untuk Camilan Keluarga
Masukkan bitterballen secara perlahan dan goreng hingga permukaannya berubah menjadi cokelat keemasan serta renyah.
Jangan memasukkan terlalu banyak bitterballen sekaligus agar suhu minyak tetap terjaga. Penggorengan dapat dilakukan secara bertahap.
Setelah matang, angkat menggunakan sendok berlubang dan tiriskan di atas rak kawat atau saringan berbahan stainless steel.
Baca Juga: Orak-Arik Buncis Wortel dan Telur, Menu Praktis dalam 30 Menit
Sajikan Selagi Panas
Bitterballen paling nikmat disajikan segera setelah digoreng.
Camilan ini disajikan bersama campuran mayones dan saus sambal. Untuk sausnya, cukup campurkan dua sendok makan mayones dengan dua sendok makan saus sambal botolan pilihan.
Perpaduan lapisan luar yang renyah dengan bagian dalam yang lembut membuat bitterballen cocok disajikan sebagai camilan atau makanan pembuka.
Cara Menyimpan Bitterballen
Jika masih ada bitterballen yang tersisa, makanan tersebut dapat disimpan dalam wadah kedap udara di dalam lemari es hingga satu minggu.
Baca Juga: Bakwan Sayur Sering Cepat Lembek? Ternyata Ini Kunci agar Tetap Kriuk Berjam-jam
Untuk penyimpanan lebih lama, bitterballen yang sudah digoreng dapat ditata di atas loyang berlapis, kemudian dibekukan hingga keras.
Setelah itu, pindahkan ke kantong yang aman untuk freezer. Bitterballen beku dapat disimpan hingga tiga bulan.
Untuk menghangatkannya kembali, gunakan oven atau toaster oven yang telah dipanaskan hingga 180 derajat Celsius.
Baca Juga: Bakwan Jamur Renyah, Resep Camilan Gurih untuk Teman Minum Teh
Bitterballen yang tidak beku membutuhkan sekitar 5–8 menit, sedangkan yang beku sekitar 10–13 menit.
Resep tersebut menyarankan tidak menggunakan microwave untuk memanaskan kembali bitterballen karena lapisan renyahnya dapat hilang. (*)
Editor : Chairunnisya