Resep Roti Pisang Cokelat Cream Cheese, Lembut dan Lumer Saat Digigit

Chairunnisya • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:55 WIB
Roti panggang berisi pisang, keping cokelat, dan cream cheese. (DAILYCOOKINGQUEST)
Roti panggang berisi pisang, keping cokelat, dan cream cheese. (DAILYCOOKINGQUEST)

PONTIANAK POST -  Roti pisang cokelat menjadi salah satu pilihan roti manis yang mudah disukai.

Perpaduan pisang matang dan cokelat menghadirkan rasa manis, sedangkan tambahan cream cheese memberikan sensasi gurih dan tekstur lembut pada isiannya.

Resep dari Daily Cooking Quest ini menghasilkan sekitar 20 roti berukuran kecil.

Meski membutuhkan waktu untuk fermentasi, roti ini bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan yang relatif mudah ditemukan.

Baca Juga: Punya Jagung Manis? Jangan Hanya Dibakar, Coba Resep Asinan Jagung Bakar yang Menyegarkan

Bahan-Bahan Roti Pisang Cokelat Cream Cheese

Bahan adonan roti: 250 ml susu hangat, 1 sendok makan ragi kering aktif, 1 sendok makan gula pasir untuk mengaktifkan ragi, 525 gram tepung terigu protein tinggi atau tepung serbaguna, 75 gram tepung terigu protein rendah, 50 gram gula pasir, 1½ sendok teh garam, 167 ml krim cair, dan 1 butir telur suhu ruang.

Bahan isian dan olesan: 10 buah pisang kepok matang tetapi masih cukup kokoh, masing-masing dibelah memanjang menjadi dua bagian, 225 gram cream cheese, dibagi menjadi 20 bagian, 200 keping cokelat atau chocolate chips, dan 1 butir telur dan 1 sendok makan air untuk olesan.

Baca Juga: Punya Stok Ubi Jalar? Coba Resep Kue Panggang yang Lembut Ini.

Pisang kepok bisa diganti dengan pisang konsumsi lain yang matang tetapi tidak terlalu lembek. Pilih pisang yang masih cukup kokoh agar mudah ditata dan dibungkus adonan.

Cara Membuat Roti Pisang Cokelat Cream Cheese

1. Aktifkan ragi

Campurkan susu hangat, ragi kering aktif, dan satu sendok makan gula pasir dalam mangkuk. Diamkan sekitar 15 menit sampai campuran berbusa.

Baca Juga: Resep Wajik Ketan Gula Merah dan Pandan, Legit serta Mudah Dibuat.

Suhu susu perlu diperhatikan. Susu yang terlalu panas dapat mengganggu kerja ragi, sedangkan susu yang terlalu dingin bisa memperlambat proses fermentasi.

2. Campurkan bahan adonan

Ayak tepung terigu protein tinggi, tepung terigu protein rendah, gula pasir, dan garam ke dalam mangkuk besar.

Buat lubang di tengah campuran tepung, lalu masukkan krim cair, telur, dan larutan ragi yang sudah berbusa. Aduk hingga semua bahan tercampur dan mulai membentuk adonan.

Baca Juga: Bosan dengan Gorengan Biasa? Perkedel Jagung Renyah Ini Disajikan dengan Salsa Alpukat Segar

3. Uleni hingga elastis

Uleni adonan sampai teksturnya halus, lembut, elastis, dan tidak terlalu lengket. Jika dilakukan secara manual, proses ini membutuhkan sekitar 20 menit, bergantung pada teknik menguleni dan kondisi adonan.

Setelah itu, masukkan adonan ke dalam mangkuk, tutup menggunakan kain bersih yang lembap atau plastik pembungkus makanan, lalu diamkan di tempat hangat sampai volumenya menjadi dua kali lipat. Proses ini biasanya memerlukan sekitar satu jam.

Baca Juga: Kentang Tak Melulu Jadi Perkedel, Resep Kue Lumpur Lembut Bertabur Kismis Ini Wajib Dicoba

4. Bagi dan isi adonan

Kempiskan adonan untuk mengeluarkan udara, kemudian uleni kembali selama sekitar dua menit. Bagi menjadi 20 bagian dengan ukuran relatif sama.

Pipihkan setiap bagian menjadi bentuk oval. Letakkan satu potong pisang, satu bagian cream cheese, dan sekitar 10 keping cokelat di tengah adonan.

Baca Juga: Perkedel Pisang ala Gujarat, Resep Unik Tanpa Kentang yang Gurih dan Renyah

Lipat kedua ujung adonan hingga saling menutupi bagian isian. Cubit sambungannya sampai tertutup rapat agar isi tidak mudah keluar ketika dipanggang.

Letakkan roti di atas loyang yang sudah dilapisi kertas roti. Ulangi langkah tersebut hingga semua adonan dan isian habis.

5. Diamkan kembali hingga mengembang

Tutup roti menggunakan kain bersih yang lembap atau plastik pembungkus makanan. Diamkan kembali di tempat hangat sampai ukuran roti menjadi sekitar dua kali lipat, biasanya kurang lebih satu jam.

Baca Juga: Ubi Jalar Tak Hanya Digoreng, Ini Cara Mudah Membuat Bingka Ubi Jalar Kue Tradisional Banjar

Tahap fermentasi kedua membantu menghasilkan tekstur roti yang lebih ringan dan empuk setelah matang.

6. Olesi telur dan panggang

Panaskan oven hingga suhu 200 derajat Celsius. Kocok satu butir telur bersama satu sendok makan air, kemudian oleskan tipis-tipis pada permukaan roti.

Baca Juga: Cara Membuat Bitterballen, Bola Daging Belanda dengan Isian Kentang yang Gurih

Panggang selama 15–20 menit atau sampai bagian atas berwarna keemasan dan roti matang.

Jika menggunakan dua rak oven, posisi loyang bagian atas dan bawah dapat ditukar di tengah proses pemanggangan agar warna roti lebih merata.

Sesuaikan waktu memanggang dengan karakter oven masing-masing. Keluarkan roti setelah matang dan biarkan agak dingin sebelum disajikan.

Baca Juga: Orak-Arik Buncis Wortel dan Telur, Menu Praktis dalam 30 Menit

Tips agar Roti Pisang Cokelat Tetap Empuk

Pilih pisang yang sudah matang agar rasanya manis, tetapi hindari pisang yang terlalu lembek karena lebih sulit dibungkus dengan adonan.

Pastikan sambungan adonan tertutup rapat sehingga cream cheese dan cokelat tidak mudah keluar saat dipanggang.

Jangan terburu-buru melewatkan proses fermentasi. Beri waktu sampai adonan benar-benar mengembang agar roti tidak terlalu padat.

Untuk penyimpanan, roti dapat disimpan dalam wadah kedap udara dan sebaiknya dikonsumsi dalam tiga hari.

Jika ingin menyantapnya kembali dalam keadaan hangat, panaskan sebentar menggunakan microwave selama sekitar 10–15 detik. (*)

Editor : Chairunnisya
resep roti pisang cokelat roti pisang cream cheese roti cokelat pisang resep roti isi pisang roti manis rumahan