Kegiatan ini dilakukan demi memajukan sektor pariwisata dengan diiringi Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal. Pelatihan kali ini meliputi pelatihan pemandu wisata kuliner dan pelatihan tata kelola homestay.
Sementara para peserta ialah kelompok sadar wisata dari desa-desa yang memiliki potensi wisata. Juga mengundang sejumlah stakeholder pendukung, seperti, organisasi, komunitas pecinta alam, pendamping wisata dan Generasi Pesona Indonesia (Genpi).
Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai 28 Oktober hingga — 2 November 2019 dengan diikuti oleh sekitar 70 peserta. Pelatihan tersebut menghadirkan perwakilan dari Yok Kita Tour, GM Grand Mahkota Hotel Pontianak, Konsultan Pengembangan Pariwisata sebagai narasumber.
Kepala Disporapar Landak, Yosep, mengatakan, pariwisata merupakan salah satu sektor berpotensi besar di bumi intan. Kabupaten Landak dengan bentang alam khas kalimantan dan ragam budayanya memiliki potensi bagi masyarakatnya mengembangkan usaha di sektor tersebut.
Salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan warga di Landak yaitu memberikan jasa akomodasi berupa homestay.
"Dalam pelatihan ini kami ajak dan kenalkan masyarakat bahwa rumah yang dimiliki bisa dijadikan sebagai tempat penginapan bagi tamu yang datang sehingga akan menambah penghasilan pemilik rumah," katanya.
Dengan pelatihan itu diharapkan Pemkab Landak bisa mengenalkan pada warga bagaimana mengelola rumah menjadi sebuah penginapan dan memberikan layanan yang baik bagi tamu yang menggunakan jasa tersebut. Sebagai fasilitas penunjang, lanjut Yosep, homestay adalah yang dibutuhkan Kabupaten Landak yang kaya akan objek wisata.
‘’Dampaknya positif bagi kemajuan pariwisata dan masyarakat. Jika sudah tersedia tempat menginap bagi para wisatawan, tentunya masyarakat sekitar desa wisata juga yang merasakan imbas baiknya,’’ tuturnya. (mif) Editor : Salman Busrah