Cornelis mengatakan dirinya telah menerima Vaksin Covid-19 yang pertama, selain itu dirinya juga lansia yang pertama kali di Vaksin Covid-19 untuk wilayah Kabupaten Landak, karena umurnya sudah menginjak 67 Tahun.
"Sebelum divaksin, Kita terlebih dahulu diperiksa oleh dokter, sehat atau tidak. Pemeriksaan umum yang dokter lakukan seperti cek suhu badan, cek tekanan darah, ditanya pernah di vaksin atau tidak dan bagaimana reaksi vaksin sebelumnya. Selain itu di tanya pernah sakit diabetes, jantung, nyeri, ginjal dan pertanyaan-pertanyaan lainya, setelah pemeriksaan secara umum oleh dokter, Saya dinyatakan sehat dan di bolehkan untuk penyuntikan Vaksin COVID-19," terang Cornelis Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1 ini.
Anggota Komisi II DPR RI mengatakan bahwa setelah divaksin, dirinya tidak mengalami reaksi apa pun masih sama seperti pada saat belum divaksin.
"Beberapa jam setelah saya di vaksin, Saya tidak mengalami reaksi apapun akibat vaksin tersebut, jadi vaksin yang digunakan pemerintah ini aman untuk digunakan oleh masyarakat, bagi yang sudah manula jangan takut untuk divaksin Covid-19, kecuali kondisi kesehatan kurang baik dan memang tidak diperbolehkan oleh petugas," terangnya yang juga Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) ini.
Cornelis menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah agar mau divaksin guna mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia. Oleh karenanya, tidak perlu ragu-ragu dalam rangka mengatasi bencana Pandemi Covid-19 ini. Pemerintah menvaksin masyarakatnya agar masyarakat itu sehat," tegas Cornelis.
Tidak lupa dia mengingatkan masyarakat untuk tidak terpengaruh pada informasi atau berita-berita bohong yang menyatakan vaksin Covid-19 tidak aman untuk digunakan.
"Saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat jangan terlalu percaya berita-berita bohong atau hoax yang menyatakan vaksin Covid-19 ini tidak baik untuk digunakan. Saya sendiri telah divaksin dan merasakan nyaman setelah di vaksin Covid-19, dan setelah divaksin Saya berpesan masyarakat tetap terus melaksanakan protokol kesehatan dari pemerintah," tutupnya. (mif) Editor : admin2