“Agama sebagai salah satu penentu kualitas bangsa Indonesia dan peranan pembangunan ini dapat sebagai agen perubahan dan control sosial serta agen pembangunan dalam rangka pemberdayaan masyarakat yang religius. Saya yakin keberadaan bangunan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama bagi para orang tua yang mempunyai anak-anak yang akan bersekolah di Kecamatan Air Besar bisa tinggal di asrama ini,” terang Karolin.
Bupati meminta dukungan semua pihak agar gedung susteran dan asrama SMFA ini selalu dirawat, dijaga, dan dipelihara, sehingga bangunan tersebut dapat bertahan lama, sehingga bisa terus dinikmati masyarakat.
“Mari kita rawat, kita jaga, dan kita pelihara. Bangunan yang sudah ada ini agar bangunan ini bisa bertahan lama dan bisa dinikamati oleh anak-anak Kita yang tinggal di sini. Semoga masyarakat juga bisa membantu bangunan ini menjadi lebih baik lagi,” pinta Karolin.
Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa pembangunan susteran dan asrama SMFA merupakan hal yang sangat penting dalam upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Landak.
“Saya berharap dengan adanya susteran dan asrama SMFA di Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Serimbu ini bisa meningkatkan semangat anak-anak Kita yang berada didaerah yang jauh dari sekolah, untuk bisa melanjutkan sekolahnya dengan baik melalui arahan dan bimbingan para suster sehingga mereka bisa menjadi penerus bangsa yang berkualitas,” ugkap Karolin. (mif) Editor : admin2