“Kita menemukan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berdasarkan laporan warga. Ia sempat diisukan sebagai pelaku penculikan anak di wilayah tersebut,” kata Kapolsek, di Menjalin Kamis (10/3).
Iptu Suwandi mengatakan, setelah dilakukan koordinasi dan pengecekan dirinya mengatakan bahwa benar yang bersangkutan merupakan warga Kecamatan Meranti dan mengidap gangguan kejiwaan
“Kemarin hari Rabu (9/3) memang benar anggota saya mendapat informasi dari masyarakat Menjalin bahwa ada warga yang setelah ditanya identitas bernama Evi warga Kecamatan Meranti, atas kejadian tersebut saya langsung menghubungi Kapolsek Manyuke dan Kapolsek Meranti,” ungkapnya.
Setelah itu, warga tersebut dikembalikan ke kampung halamannya menggunakan ambulans. “Kami juga berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Menjalin dan Camat Menjalin bawah warga tersebut akan dikembalikan di kampung halamannya dengan menggunakan mobil Ambulance Puskesmas Menjalin,” sambung Kapolsek.
Ia pun menyayangkan informasi penculikan tersebut dapat dengan cepat tersebar di media sosial, sebelum adanya kepastian. Ia mengimbau warga untuk memastikan informasi kepada pihaknya agar tidak terjadi penyebaran hoaks.
“Sangat disayangkan informasi yang beredar di dunia maya bahwa ada penculikan anak di wilayah Kecamatan Menjalin. Yang memposting di medsos tersebut dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Itu adalah berita hoax, dan masyarakat jangan cemas dan resah, tim kami dari Reskrim Polsek Menjalin akan menindak lanjuti siapa yang menyebarkan informasi hoax tersebut,” pungkas Kapolsek. (mif) Editor : Syahriani Siregar