NGABANG – Seorang pria, L (38) warga Dusun Kandis Desa Kuala Behe Kecamatan Kuala Behe ditemukan tak bernyawa usai pamit untuk mencari ikan si aliran Sungai Landak pada Kamis (13/7).
Kapolsek Kuala Behe Iptu Zulianto mengatakan, sebelumnya korban pamit kepada keluarga untuk mencari ikan pada Rabu (12/7) malam. Namun, hingga pukul 23.00 WIB, korban tak kunjung pulang. Bahkan hingga keesokan harinya.
Warga lalu berinisiatif untuk mencari korban di sekitar riam Rengian yang berada di hilir kediaman korban pada Kamis (13/7) pagi. Kemudian saat dilakukan pencarian oleh warga sekitar pukul 07.00 WIB, ditemukan perahu serta tas milik korban yang mengapung dan tersangkut di batang pohon.
“Posisi perahu hanyut melintang di sekitar Riam Rengian yang ditemukan oleh warga,” ungkap Kapolsek di Kuala Behe.
Mendapati hal tersebut, warga yang mencarinya tersebut kembali ke kampung menyampaikan kepada keluarga korban. Karena diduga korban tengelam di aliran sungai landak. “Kami lalu sampai di TKP pukul 09.00 WIB. Kami bersama warga Dusun Kandis berbohong-bondong mencari korban di sekitar riam Rengian dengan mengerahkan 1 sampan besar, 7 sampan sedang, 15 sampan kecil dan Alat Penyelam sebanyak dua unit milik warga Dusun Kandis,” ungkapnya.
Akhirnya korban dapat ditemukan pada pukul 11.45 WIB. Saat itu, korban ditemukan saat salah seorang warga menyelam ke dasar sungai. Korban ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia dengan posisi tenggelam di dasar sungai sekitar area Riam Rengian tersebut.
“Kemudian jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka,” kata Kapolsek.(mif) Editor : Miftakhair