NGABANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Vinsensius menghadiri Orientasi Mahasiswa Baru (OMSB) dan Pembelajaran Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Universitas Terbuka (UT) Pontianak di Aula Kantor Bupati Landak, Sabtu (9/9).
Vinsensius menyebut kegiatan itu penting dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
"Saya tertarik menghadiri orientasi mahasiswa baru universitas terbuka atau UT Pontianak karena UT ini penting dalam rangka meningkatkan IPM khususnya di wilayah kabupaten Landak," jelas Vinsen di Ngabang.
OMSB dan PKBJJ di wilayah kabupaten Landak yang dihadiri sebanyak 210 mahasiswa baru yang tergabung dalam kelompok belajar (Pokjar Landak).
Kegiatan OMSB dan PKBJJ dilaksanakan pada 9 dan 10 September. Vinsensius mengingatkan agar seluruh mahasiswa mengikuti setiap tahapan dengan serius sehingga mendapat hasil yang baik.
"Karena jika olok-olok (bercanda, red) hasilnya akan olok-olok. Jadi sarjana olok-olok. Jadi supaya baik maka laksanakan pembelajaran ini mulai start titik nol. Sampai nanti berhasil mahasiswa-mahasiswi menyandang gelar itu dengan baik, berarti benar sebagai mahasiswa-mahasiswi UT yang berkualitas yang baik," pesannya.
Pengurus Pokjar Landak L Sahat Tinambunan menjelaskan kedepannya masyarakat kabupaten Landak diharapkan semakin mengenal Universitas Terbuka.
Dengan demikian akan semakin banyak warga bisa bergabung untuk menjadi mahasiswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.
"Universitas Terbuka atau biasa disingkat UT adalah perguruan tinggi negeri yang bisa diakses oleh semua orang. Karena UT memang salah satu perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan model perkuliahan jarak jauh tanpa harus adanya interaksi langsung dalam kelas," ujarnya.
"Dan ini semakin dipermudah dengan era digital saat ini yang serba online. Di samping itu UT juga menyediakan model pembelajaran tatap muka atau TTM jika mahasiswa meminta pada hari Sabtu atau Minggu," jelas Sahat, panggilan akrabnya.
Sahat menjelaskan selain kemudahan dalam belajar, hal paling penting lainnya adalah di UT biaya sangat terjangkau dan waktu belajar fleksibel bagi mahasiswa yang sedang bekerja.
"Jadi sederhananya Universitas Terbuka menjadikan pendidikan tinggi yang bisa diikuti oleh semua orang yang mempunyai ijazah SMA sederajat atau paket C tanpa dibatasi oleh tahun kelulusan," tambah Sahat. (mif)
Editor : A'an