NGABANG - Banjir luapan air sungai Landak mulai menggenangi jalan di Desa Hilir Tengah dan Desa Raja Kecamatan Ngabang pada Sabtu (6/1). Warga pun waspada air semakin naik pada malam hari.
Jalur Desa Raja menuju pasar Ngabang pun terputus. Warga diharuskan memutar melewati jalur 2.
Pantauan Pontianak Post, air telah masuk ke rumah-rumah warga. Di jalan raya, air menggenang setinggi paha orang dewasa atau 1 meter.
Ketua RT 01 Dusun Raja, Desa Raja, Muhammad Said mengatakan air di sekitar rumahnya mulai naik dari Jumat (5/1) malam. Pada Sabtu (6/1) pagi, air meninggi semakin deras.
"Tadinya belum sampai ke jalan raya. Sekitar pukul 07.00 WIB mulai berangsur naik ke jalan raya hingga saat ini," katanya di Ngabang.
Ia mengatakan, ketinggian air bervariasi mulai 30 cm hingga 1 meter. Banjir tertinggi berada di jalan raya Desa Raja menuju Desa Hilir Tengah, tepatnya di depan Surau Al Hidayah, dengan ketinggian sekitar 1 meter atau selutut orang dewasa.
Akibatnya, jalan raya tidak lagi bisa dilalui kendaraan bermotor. Beberapa usaha dan warung warga tutup sejak Sabtu (6/1) siang.
Meski belum ada yang mengungsi, warga telah mengangkut barang-barang berharga ke tempat lebih tinggi.
"Kemudian ada beberapa rumah yang terendam. Air mulai masuk ke dalam rumah. Ada sekitar 10 rumah. Dari Dusun Raja hingga ke Dusun Hilir Tengah," jelasnya.(mif)
Editor : A'an