Kapolres Landak AKBP I Nyoman Budi Artawan mengatakan, pihaknya melalui tiap Polsek bersiaga dan terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat.
“Kita masih operasi Batingsor. Untuk curah hujan ini memang semakin tinggi. Prediksi BMKG menyatakan curah hujan akan meningkat di bulan April menjelang Idulfitri. Kemarin juga saya mengecek langsung ke air besar, karena ada banjir disitu di kotanya di air besar termasuk ada dua genangan,” ungkap Kapolres di Ngabang, Kamis (4/4).
Ia mengatakan, pihaknya sudah mengintruksikan para Kapolsek dan jajaran untuk bersama-sama siaga. Banjir menurutnya ditentukan oleh curah hujan.
Manusia tidak bisa mengendalikannya begitu saja. Namun, kata Kapolres, pihaknya memiliki langkah-langkah penanggulangan agar ketika terjadi banjir situasi di masyarakat dapat terkendali.
“Dari laporan kami, sebagian masyarakat mengevakuasi barang-barang berharga di lantai dua rumah sehingga tidak terlalu berdampaklah kepada masyarakat. Yang kedua, kemarin juga di Kuala Bhe mengenang juga ada beberapa titik kampung yang dikenangi termasuk ada satu korban meninggal,” katanya.
Selain iut, kepolisian juga siap membantu evakuasi masyarakat. Termasuk saat banjir di Air Besar tempo hari lalu, pihaknya mengirimkan perahu karet besar untuk membantu masyarakat yang hendak menyeberangi jalan yang terputus akibat banjir.
“Yang menyeberangkan ada dua desa yang terisolir karena banjir. Kita bantu untuk mengamankan dan menyeberangkan warga,” ungkapnya. (mif)
Editor : Syahriani Siregar