NGABANG – Puluhan rumah terendam akibat banjir di wilayah Kecamatan Sengah Temila pada Rabu (17/4). Lalu lintas jalan trans kalimantan Sungai Pinyuh menuju Ngabang pun sempat terputus.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun Pontianak Post, banjir merendam Dusun Senakin, Dusun Senakin Tangah, Dusun Begarong Mekar, Dusun Serimbang Dusun Semakin Ilir Desa Senakin & Dusun Kapur, Dusun Kunyit Desa Gombang dan Dusun Baru Duduk Desa Poloan di Kecamatan Sengah Temila sejak Rabu (17/4) pagi.
Camat Sengah Temila Ericanes Panjuga mengatakan banjir terjadi disebabkan curah hujan yg tinggi dari pukul 05.00 Wib hingga 10.00 Wib.
“Pada kemarin (Selasa) sore juga sempat turun hujan. Informasi bahwa air mulai naik sampai ke jalan sekitar pukul 07.00 WIB adanya peristiwa bencana banjir di Desa Senakin dan Desa Gombang Kecamatan Sengah Temila,” jelas Camat di Senakin saat dihubungi, Rabu (17/4).
Hujan deras menurutnya terjadi mulai Selasa (16/4) sore sekitar pukul 15.00 wib hingga Rabu (17/4) pagi 08.00 wib. Akibatnya, debit air sungai meluap dan menggenangi badan Jalan dan Rumah Warga sekitar jalur sungai Tumila Dusun Senakin, Dusun Senakin Tangah, Dusun Serimbang, Dusun Bagarong Mekar Desa Senakin & Dusun Kunyit, Dusun Kapur Desa Gombang dengan ketinggian Banjir berkisar antara 50 -100 cm.
Atas bencana banjir tersebut untuk sementara ada kurang lebih 50 rumah warga yang tergenang air akibat bencana banjir. Namun pihaknya masih melakukan pendataan oleh pihak desa.
“Kami sudah memerintahkan para kades untuk mengantisipasi, dengan melakukan pendataan dan penyelamatan. Jika memang diperlukan, lakukan pengungsian dengan memperhatikan titik evakuasi dan jalur evakuasi,” terangnya.
Sementara itu, aktivitas lalu lintas dari Sungai Pinyuh menuju Ngabang sempat terhambat. Jalanan tidak bisa dilewati selama kurang lebih dua jam. Mulai pukul 09.00 hingga pukul 12.00 wib.
“Namun sekarang sudah dapat dilewati. Namun tetap harus berhati-hati karena masih ada jalan yang terendam banjir. Kami saat ini bersama Kapolsek, BPBD Kabupaten Landak dan Kades Senakin masih di lokasi untuk memantau banjir,” terang Camat.
Kapolsek Sengah Temila IPDA Yulius Kartono mengatakan, berdasarkan informasi dari warga setempat, bahwa banjir tersebut terjadi akibat diguyur hujan lebat dalam waktu yang panjang.
Ia mengatakan, sampai dengan saat ini pihaknya belum menerima informasi adanya warga yang mengungsi. Pihaknya juga tidak menerima laporan adanya korban jiwa akibat banjir.
“Untuk sementara ini banjir tersebut sudah mulai surut namun cuaca semakin mendung yang dikhawatir kan turun hujan susulan,” katanya.(mif)
Editor : A'an